Categories
Kesehatan & Kecantikan

Masih Mau Merokok ? Ini Dia Kandungan Zat Berbahaya Dalam Rokok (Part 2)

kandungan zat berbahaya dalam rokok
kandungan zat berbahaya dalam rokok

Hi, Mak.. saya mau lanjut bahas tentang kandungan zat berbahaya dalam rokok lainnya yang bisa membahayakan bagi kesehatan. Ingat ya Mak, bahaya rokok tidak hanya untuk si perokok saja, tapi perokok pasif yaitu orang-orang disekitarnya yang menghirup asap rokoknya juga ikut jadi korban. Bahkan, beberapa penelitian juga mengatakan bahwa perokok pasif malah punya resiko yang lebih besar terkena kanker paru-paru dibandingkan perokok aktif. Jadi, yuk sayangi orang disekitar kita dengan tidak menyebarkan zat berbahaya. Stop merokok sekarang juga ! Nah, saking banyaknya zat bahaya dalam rokok, saya mesti nulis part 2 nya kali ini. Simak lanjutannya ya.

Formic Acid

Formic Acid tidaklah berwarna, bisa bergerak bebas, dan dapat mengakibatkan lepuh. Cairan ini sangat tajam dan baunya menusuk. Zat tersebut dapat menyebabkan seseorang seperti merasa digigit semut. Bertambahnya zat itu dalam peredaran darah akan mengakibatkan pernapasan menjadi cepat.

Acrolein

Acrolein ialah sejenis zat tidak berwarna, sebagaimana aldehid. Zat ini diperoleh dengan cara mengambil cairan dari gliserol menggunakan metode pengeringan. Zat tersebut sedikit banyak mengandung kadar alkohol. Cairan ini sangat menganggu kesehatan.

Hydrogen Cyanide

Hydrogen Cyanide merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak memiliki rasa. Zat ini termasuk zat yang paling ringan, mudah terbakar, dan sangat efisien untuk menghalangi pernapasan.  Cyanide adalah salah satu zat yang mengandung racun sangat berbahaya. Sedikit saja Cyanide dimasukkan ke dalam tubuh, maka dapat mengakibatkan kematian.

Baca juga : Masih Mau Merokok ? Ini Dia Kandungan Zat Berbahaya Dalam Rokok (Part 1)

Nitrous Oksida

Nitrous Oksida ialah sejenis gas tidak berwarna. Jika gas ini terisap maka dapat menimbulkan rasa sakit.

Formaldehyde

Zat ini banyak digunakan sebagai pengawet dalam laboratorium (formalin).

Phenol.

Phenol merupakan campuran yang terdiri dari kristal yang dihasilkan dari destilasi beberapa zat organik, seperti kayu dan arang. Phenol terikat pada protein dan menghalangi aktivitas enzim.

Baca juga : Dilarang Merokok Sembarangan di Yogya!

Acetol

Hasil pemanasan aldehyde (sejenis zat tidak berwarna yang bebas bergerak) dan mudah menguap dengan alkohol.

Hydrogen Sulfide

Hydrogen sulfide ialah sejenis gas beracun yang gampang terbakar dengan bau yang keras. Zat ini menghalangi oksidasi enzim (zat besi yang berisi pigmen).

Pyridine

Kandungan zat berbahaya dalam rokok lainnya adalah Pyridine. Cairan tidak berwarna dengan bau yang tajam. Zat ini dapat digunakan untuk mengubah sifat alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.

Methyl Chloride

Methyl chloride adalah campuran dari zat-zat bervalensi satu, yang unsur-unsur utamanya berupa hidrogen dan karbon. Zat ini merupakan compound organic yang dapat beracun.

Methanol

Methanol ialah sejenis cairan ringan yang gampang menguap dan terbakar. Meminum atau menghisap methanol dapat mengakibatkan kebutaan, bahkan kematian.

Alasan Merokok

Ketika Emak atau kita semua melakukan sesuatu tentu ada sebabnya, entah itu karena ketertarikan maupun suatu kebiasaan. Demikian halnya dengan merokok. Merokok juga termasuk suatu kegiatan yang tidak hanya dilakukan begitu saja. Meskipun perlahan mengalir seperti air, namun selalu saja ada alasan untuk merokok. Tidak hanya bagi mereka yang sebelumnya sudah merokok, kemudian merokok kembali, ataupun bagi mereka yang sebelumnya belum pernah mencoba merokokpun menjadi tertarik untuk mencobanya.

Secara umum, ketika seseorang ditanya mengenai alasan merokok, maka hampir sebagian orang mengatakan hal yang berbeda, meskipun masih dalam ruang lingkup yang sama. Jika kita bertanya tentang alasan mereka merokok, maka sebagian besar jawabannya, yakni pengaruh teman, coba-coba, hasrat ingin terlihat gagah, meningkatkan rasa percaya diri, menambah kenikmatan, mencari kelezatan, menghilangkan stres, terpengaruh oleh mitos-mitos merokok, ataupun sudah menjadi kebiasaan. Anehnya masih banyak juga orang yang tidak pernah ingin merokok, tetapi akhirnya memutuskan untuk merokok. Ibaratnya, semuanya mengalir begitu saja laksana air.

Tapi paling tidak, ada tiga faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang untuk merokok, yakni faktor sosial, faktor psikologi, dan genetik. Ketiga faktor inilah yang bisa berdiri sendiri ataupun saling mempengaruhi faktor lainnya, sehingga menyebabkan seseorang berprilaku merokok.

Dengan mengetahui kandungan zat berbahaya dalam rokok yang perlu anda ketahui seperti dijelaskan di atas bisa membuat mak super semua lebih menyadari bahaya merokok, terlebih bisa mengajak orang lain yang merokok untuk berhenti merokok.

Categories
Kesehatan & Kecantikan

Masih Mau Merokok ? Ini Dia Kandungan Zat Berbahaya Dalam Rokok (Part 1)

rokok
zat berbahaya dalam rokok

Setiap rokok atau cerutu mengandung lebih dari 4.000 jenis bahan kimia, 400 dari bahan-bahan tersebut dapat meracuni tubuh, sedangkan 40 dari bahan tersebut bisa menyebabkan kanker. Lalu, apa saja kandungan zat berbahaya dalam rokok yang perlu anda ketahui supaya Emak super atau kita semua bisa waspada dengan perokok yang ada di sekitar kita, berikut penjelasannya.

Nikotin

Nikotinlah yang menyebabkan ketergantungan. Nikotin menstimulasi otak untuk terus menambah jumlah nikotin yang dibutuhkan. Semakin lama, nikotin dapat melumpuhkan otak dan rasa, serta meningkatkan adrenalin, yang menyebabkan jantung diberi peringatan atas reaksi hormonal yang membuatnya berdebar lebih cepat dan bekerja lebih keras. Artinya, jantung membutuhkan lebih banyak oksigen agar dapat terus memompa. Nikotin juga menyebabkan pembekuan darah lebih cepat dan meningkatkan risiko serangan jantung.

Baca juga : Dilarang Merokok Sembarangan di Yogya!

Secara perlahan, nikotin akan mengakibatkan perubahan pada sel-sel otak perokok yang menyebabkan orang tersebut merasa perlu merokok lebih banyak untuk mengatasi gejala-gejala ketagihan. Nikotin termasuk salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, serta nikotin membuat pemakainya kecandungan.

Secara cepat, nikotin masuk ke dalam otak  saat seseorang merokok. Kadar nikotin yang diisap akan menyebabkan kematian, apabila kadarnya lebih dari 30 mg. Setiap batang rokok rata-rata mengandung nikotin 0,1 – 1,2 mg nikotin. Dari jumlah tersebut kadar nikotin yang masuk ke dalam peredaran darah tinggal 25%. Namun, jumlah yang kecil itu mampu mencapai otak dalam waktu 15 detik.

Karbon Monoksida

Gas berbahaya pada asap rokok ini seperti yang ditemukan pada asap pembuangan mobil. Karbon monoksida menggantikan sekitar 15% jumlah oksigen, yang biasanya dibawa oleh sel darah merah, sehingga jantung si perokok menjadi berkurang suplai oksigennya. Hal ini sangat berbahaya bagi orang yang menderita sakit jantung dan paru-paru, karena ia akan mengalami sesak napas ataupun napas pendek dan menurunkan stamina. Karbon monoksida juga merusak lapisan pembuluh darah dan menaikkan kadar lemak pada dinding pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan.

Tar

Tar digunakan untuk melapisi jalan atau aspal. Pada rokok atau cerutu, tar adalah partikel penyebab tumbuhnya sel kanker. Sebagian lainnya berupa penumpukan zat kapur, nitrosmine dan B-naphthylamine, serta cadmium dan nikel.

Baca juga : Ternyata Ada Loh Kebiasaan Buruk Berakibat Penuaan Dini

Tar mengandung bahan kimia yang beracun, yang dapat merusak sel paru-paru dan menyebabkan kanker. Tar bukanlah zat tunggal, namun terdiri atas ratusan bahan kimia gelap dan lengket, dan tergolong sebagai racun pembuat kanker. Seringkali, banyak pabrik rokok tidak mencantuman kadar tar dan nikotin dalam kemasan rokok produksi mereka. Sebagai contoh, Sampoerna A.Mild yang diklaim sebagai rokok ringan ternyata mempunyai kadar tar sebesar 1,5 mg per batangnya.

Arsenic

Sejenis unsur kimia yang digunakan untuk membunuh serangga terdiri dari unsur-unsur berikut:

  • Nitrogen oksida, yaitu unsur kimia yang dapat menganggu saluran pernapasan, bahkan merangsang terjadinya kerusakan dan perubahan kulit tubuh.
  • Amonium karbonat, yakni zat yang bisa membentuk plak kuning pada permukaan lidah, serta menganggu kelenjar makanan dan perasa yang terdapat pada permukaan lidah.

Amonia

Amonia merupakan gas tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Zat ini sangat tajam baunya. Amonia sangat mudah memasuki sel-sel tubuh. Begitu kerasnya racun yang terdapat dalam zat ini, sehingga jika disuntikkan sedikit saja ke dalam tubuh akan menyebabkan seseorang pingsan.

Jadi Mak, ada banyak sekali zat berbahaya dalam rokok yang sangat tidak baik untuk kesehatan. Baik perokok aktif maupun pasif mempunyai resiko yang sama besarnya, akibat pengaruh rokok terhadap kesehatan. Jadi yuk hentikan merokok sekarang dan ingatkan orang-orang tercinta di sekitar Mak agar menghentikan kebiasaan merokoknya.