Categories
Kesehatan & Kecantikan

Mengatasi Masalah Keputihan Akibat Celana Jins

Masalah Keputihan Akibat Celana Jins
Masalah Keputihan Akibat Celana Jins

Masalah keputihan akibat celana jins hingga saat ini masih menjadi penyebab utama keputihan selain yang disebabkan oleh makanan. Sayangnya, masih banyak orang yang belum terlalu mengetahui hal ini sehingga tidak terlalu memperhatikan bahaya di balik menggunakan jins.

Apalagi jins saat ini sudah menjadi salah satu kebutuhan wajib yang akan selalu digunakan orang. Ditambah lagi model-modelnya yang mampu membuat kesan tubuh dan kaki menjadi lebih indah. Sehngga banyak juga yang masih memaksaka menggunakan celana jins sekali pun tahu bahaya penyakit yang mengintai di baliknya.

Mengatasi Masalah Keputihan Akibat Celana Jins

Perlu diketahui, penggunaan celana jins yang terlalu sering akan menyebabkan terjadinya masalah keputihan. Apalagi jika celana jins yang digunakan cukup ketat. Hal ini dapat menyebabkan tidak terjadinya sirkulasi udara di daerah Mrs V, sehingga kulit di sekitarnya menjadi lembab, dan merangsang munculnya bakteri serta jamur penyebab munculnya keputihan.

Untuk mengatasi masalah keputihan akibat celana jins yang mengganggu serta menurunkan metabolisme  tubuh seseorang, berikut ini cara-cara yang bisa dilakukan:

Jangan Salah Pilih Pembersih

Sebaiknya pembersih yang digunakan adalah yang berasal dari bahan-bahan alami seperti sirih. Bukan produk kimia yang mengandung bahan alami seperti sirih. Karena efeknya malah membuat keputihan semakin banyak.

Produk yang disarankan adalha yang terbuat dari bahan herbal ataupun susu. Boleh juga menggunakan pembersih dengan kandungan Ph dan asam seimbang, atau yang sesuai ajuran dokter. Hal ini penting, mengingat pembersih yang tepat akan mematikan jenis bakteri akibat menggunakan jins, dan juga menjaga kelembababan Mrs V pada keadaan tertentu.

Mengeringkan dengan Bedak

Banyak orang yang beranggapan bahwa bedak bisa lebih cepat mengeringkan daerah Mrs V yang lembab. Memang, hanya saja cukup digunakan pada bagian pinggir selangkangan. Karena bedak yang mengendap, terutama yang ditahan dengan menggunakan jins, bisa menimbulkan bakteri yang nantinya berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Membatasi Penggunaan Jins

Bukannya tidak boleh, namun untuk mengatasi masalah keputihan akibat celana jins, sebaiknya waktu pemakaian  tidak lebih dari 2 jam setiap harinya. Biasakan untuk segera menukar celana jins dengan celana bahan begitu sampai di rumah.

Pastikan pula setiap kali buang air kecil agar terlebih dulu mengeringkannya dan baru menggunakan celana dalam serta jins. Hal ini untuk mengurangi kemungkinan tumbuhnya bakteri yang nantinya dengan mudah menempel pada celana jins yang telah digunakan, lalu menjangkit lagi dengan lebih parah serta menyebabkan masalah keputihan yang lebih serius.

Categories
Kesehatan & Kecantikan

Tips Penting Menjaga Kebersihan Mrs V

Menjaga Kebersihan Mrs V
Menjaga Kebersihan Mrs V

Menjaga kebersihan Mrs V perlu mendapat perhatian serius para Bunda. Karena Mrs V merupakan tempat paling penting yang juga menjadi pusat berkumpulnya segala kuman dan bakteri penyebab penyakit,  apabila tidak diperhatikan dengan baik. Jenis penyakit yang muncul pun bisa sangat beragam, dari yang hanya mengurangi kenyamanan hingga yang berdampak bahaya bagi tubuh, tergantung dari tingkat kebersihan yang Bunda terapkan.

Tips Penting Menjaga Kebersihan Mrs V

Kebersihan Mrs V sangat perlu dijaga. Menjaga kebersihan Mrs V dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini:

Rajin Mengganti Celana Dalam

Daerah sensitif wanita yang paling utama terletak pada Mrs V. Dari sana semua penyakit bisa bermunculan, bahkan dikeluarkan. Celana dalam yang digunakan sebagai penutup menjadi barang terpenting yang paling berpengaruh bagi kesehatan Mrs V Bunda. Oleh karena itu, Bunda perlu menjaganya tetap bersih.

Caranya tidak sulit, Bunda hanya perlu menggantinya minimal sehari dua kali, sekalipun tidak sedang padat aktifitas. Karena celana dalam akan menampung keringat di daerah Mrs V Bunda. Jika tidak sering diganti, celana dalam akan menimbulkan bau yang nantinya ikut mempengaruhi Mrs V Bunda. Belum lagi memancing tumbuhnya jamur akibat terlalu lembab, terutama di bagian selangkangan. Bukan itu saja, akibat jarang diganti, selangkangan akan kesulitan bernafas dan menjadi lecet. Bunda pun akan merasakan gatal yang sangat hebat.

Rajin Membersihkan

Membersihkan Mrs V perlu dilakukan dengan rajin. Tidak perlu repot dan jadi terus-menerus. Bunda hanya perlu melakukannya ketika buang air kecil. Dengan arah sapuan dari belakang ke depan. Tidak perlu pula menekannya atau menggosoknya terlalu keras,karena sebenarnya bulu kemaluan pun dengan sendirinya akan membersihkan daerah tersebut secara alami.

Jika Bunda ingin menggunakan sabun pembersih daerah kewanitaan boleh-boleh saja, asal tetap memperhatikan PH yang sesuai dengan keasaman daerah Mrs V. Sehingga tidak malah menimbulkan masalah baru.

Lebih “Care” Saat Haid

Ketika mengalami siklus haid, Mrs V Bunda akan jauh lebih sensitif. Cara menjaganya pun harus lebih ekstra. Sebaiknya Bunda mengganti pembalut lebih dari 2 kali dalam satu hari. Hal ini untuk menghindari iritasi, rasa gatal, serta pengendapan darah yang menjadi media bagi pertumbuhan bakteri penyebab penyakit.

Selalu Bawa Tisu

Ke mana pun Bunda pergi, ada baiknya untuk selalu membawa tisu. Halini untuk mencegah kemungkinan Mrs V menjadi becek dan lembab setelah buang air.

Tidak Sembarangan Bertukar

Celana dalam merupakan privasi yang dimiliki setiap perempuan. Di dalamnya terkandung jenis penyakit yang berbeda satu sama lain, dan bahkan tidak akan menghilang sekalipun dicuci. Oleh karena itu Bunda perlu  menjaga kebersihan Mrs V dengan tidak sembarangan bertukar dengan siapa pun, termasuk keluarga.

Baca juga: Tanda-Tanda Perceraian