Categories
Rumah Tangga

Anda Wanita Karier? Bagaimana Jika Anda Bergaji Lebih Tinggi Dari Suami?

Bagaimana Jika Anda Bergaji Lebih Tinggi Dari Suami

Bagaimana jika anda bergaji lebih tinggi dari suami? Pertanyaan tersebut muncul, sebab saat ini makin banyak istri yang memiliki gaji lebih lumayan dibandingkan suami. Situasi yang sebenarnya tidak pernah diharapkan oleh si suami. Namun kalau itu yang terjadi, tentu harus disikapi dengan baik tentunya.

Anda Wanita Karier? Bagaimana Jika Anda Bergaji Lebih Tinggi Dari Suami?

Di dalam dunia modern saat ini, tidak bisa dipungkiri banyak istri memiliki gaji yang lebih tinggi dibanding suaminya. Sebenarnya tidak masalah, namun dalam balutan budaya timur yang menempatkan suami pada posisi pertanggung jawaban lebih tinggi, hal tersebut bisa menjadi masalah serius. Suami masih saja merasa bahwa dengan gaji istrinya yang tinggi bisa menimbulkan masalah.

Berikut adalah beberapa uraian mengatasi dan masalah yang timbul, bagaimana jika anda bergaji lebih tinggi dari suami:

1. Hanya Permasalahan Percaya Diri

Sebenarnya, gaji lebih rendah atau tinggi hanya masalah rasa percaya diri. Banyak suami yang tetap percaya diri, meski istrinya memiliki duit lebih banyak. Mereka yang percaya diri kemudian tidak perlu marah-marah tidak jelas, namun melakukan fungsi dan tanggung jawab sebagai seorang suami secara total. Anda sebagai istri yang berada pada posisi yang lebih baik, sebaiknya turut menyumbang peningkatan PD suami.

2. Jangan Membandingkan

Meski anda bergaji lebih besar dari suami, lebih baik tidak terlalu sering membicarakannya. Apalagi jika suami sudah mampu melakukan tugas sebagai suami dengan baik. membanding-bandingkan bisa menjadi korek api yang siap dinyalakan di atas semak kering.

3. Keterbukaan Penting

Keterbukaan adalah hal yang perlu terus dikomunikasikan dan dilakukan oleh pasangan suami istri. Sejak sebelum menikah, masalah pekerjaan sebaiknya telah dibicarakan. Dengan sikap keterbukaan, maka masalah akan mudah untuk ditanggulangi. Suami yang merasa tidak PD, bisa saja langsung bicara pada istrinya. Istri pun bisa meminta suami untuk mengerti atas dirinya.

4. Dimanfaatkan Suami

Ada memang beberapa suami yang agak kurang ajar, sudah tahu istrinya berpenghasilan tinggi, ia malah memanfaatkannya. Sebisa mungkin jika pasangan anda adalah tipe ini, maka sebaiknya jangan beri tahukan gaji tambahan yang anda terima. Istri sebaik-baiknya pasti akan merasa keberatan jika gajinya banyak dimanfaatkan suami.

5. Bisa Pengaruhi Perkembangan Psikologis Si Kecil

Konflik hanya karena persoalan gaji, bisa berpengaruh besar terhadap psikologi anak. bisa saja mereka akan cenderung kepada ayahnya atau ibunya saja. Timbul masalah kemudian adalah anak menjadi nakal, kurang pandai dan beragam masalah yang lain.

Intinya adalah selalu berkomunikasi antara suami dan istri. Bukankah ketika istri bergaji tinggi, suami juga turut kecipratan? Demikian artikel bagaimana jika anda bergaji lebih tinggi dari suami. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Manfaat Buah, Daun dan Biji Pepaya

Categories
Rumah Tangga

Bingung Mengatur Pemasukan? Yuk, Cermat Mengatur Uang Bulanan!

Cara Mengatur Uang Bulanan

Cermat mengatur uang bulanan, sudah menjadi tanggung jawab setiap ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga memang menjadi kunci sukses pengelolaan keuangan. Sukses mengelola keuangan maka makin banyak hal yang bisa dilakukan dan didapat.

Bingung Mengatur Pemasukan? Yuk Cermat Mengatur Uang Bulanan!

Mungkin banyak diantara anda, ibu-ibu rumah tangga yang senantiasa merasa kehabisan uang sebelum menerima kucuran dana segar dari suami. Hal tersebut tidak hanya terjadi pada satu atau dua orang, namun banyak orang. Apakah karena penghasilannya memang terbatas? Jawabannya tidak, sebab besar kecilnya pendapatan tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap habisnya uang bulanan.

Agar tidak selalu pusing mendekati akhir bulan, maka berikut adalah beberapa tips cermat mengatur uang bulanan:

1. Selalu Buat Anggaran

Anggaran atau perencanaan keuangan sangat penting dipergunakan untuk melakukan kendali terhadap pengeluaran. Prioritaskan kebutuhan yang mendasar, kemudian mendesak, baru kemudian yang sifatnya tambahan. Selalu berikan porsi untuk tabungan, sebab hal ini penting untuk persiapan masa mendatang atau kebutuhan mendadak. Perusahaan-perusahaan besar yang merajai bisnis dunia juga melakukan penganggaran setiap periode. Maka jika ingin sukses mengelola uang bulanan, buat perencanaan yang baik.

2. Tahan Diri Terhadap Nafsu Belanja

Belanja sudah menjadi kegemaran wanita. Berkumpul dengan teman sesama ibu rumah tangga bisa menjadi awal habisnya uang tidak terkendali. Senantiasa ingat untuk menahan nafsu belanja, jika ingin menikmati penghasilan hingga akhir bulan. Adanya anggaran juga akan memberikan kendali terhadap keinginan untuk berbelanja.

3. Rencanakan Belanja yang Baik

Pergi ke pasar atau supermarket untuk membeli kebutuhan pokok, tanpa catatan dapat dipastikan akan menghasilkan barang-barang yang tidak perlu. Buat catatan saat akan ke pasar, akan sangat membantu mengontrol keuangan. Fokus pada catatan juga akan membuat beragam barang melintas saja di pandangan tanpa menimbulkan ketertarikan.

4. Usahakan Masak Sendiri

Memasak makanan sendiri untuk keluarga, terbukti sangat hemat. Makan di luar selain porsinya terbatas, tentu saja harus dibayar mahal. Uang bulanan bisa saja habis tidak terduga akibat sering jajan di luar. Ibu rumah tangga yang memasak sendiri, tentu akan merasakan kepuasan yang berlebih, apalagi saat anggota keluarga memuji masakannya. Satu lagi memasak sendiri menimbulkan rasa kasih sayang antar anggota keluarga. Jadi mengapa harus makan di luar?

Ternyata cara-cara berhemat cukup sederhana dan tidak memerlukan perjuangan yang dramatis.

Demikian beberapa tips cermat mengatur uang bulanan. Semoga bermanfaat dan selamat berhemat!

Baca juga: Cara Merawat Kecantikan Dengan Sayuran