Categories
Parenting Uncategorized

Inilah Cara Membuat Kartu Identitas Anak atau KIA

Setiap anak wajib memiliki Kartu Identitas Anak atau KIA mulai tahun 2016 ini. Bagaimana cara membuat Kartu Identitas Anak tersebut? Lalu, persyaratan apa saja yang harus dipenuhi?

Cek juga: Tips Ampuh Membentengi Anak dari LGBT.

cara membuat kartu identitas anak
KIA tampak depan – www.dukcapil.kemendagri.go.id

Persyaratan dalam Membuat Kartu Identitas Anak

1. Persyaratan Bagi Anak WNI

Bagi anak di bawah umur 5 tahun, KIA diterbitkan bersamaan dengan penerbitan kutipan akta kelahiran. Jika anak di bawah 5 tahun tersebut sudah memiliki akta kelahiran, namun belum memiliki KIA, maka penerbitan KIA dapat dilakukan setelah memenuhi persyaratan berikut.

  • Fotokopi kutipan akta kelahiran dan menunjukkan kutipan akta kelahiran aslinya.
  • Kartu Keluarga asli orang tua/wali.
  • KTP-el asli kedua orang tua/wali.

Persyaratan tersebut berlaku juga bagi anak WNI di bawah 5 tahun yang baru datang dari luar negeri. Namun, persyaratan ditambah dengan surat keterangan datang dari luar negeri yang diterbitkan oleh Dinas.

Masa berlaku KIA untuk anak di bawah 5 tahun ini sampai anak tersebut berusia 5 tahun. Kemudian, diganti dengan KIA untuk anak usia 5 tahun sampai dengan 17 tahun kurang 1 hari.

Untuk anak usia 5 tahun sampai dengan 17 tahun kurang 1 hari, Dinas akan menerbitkan KIA dengan persyaratan berikut.

  • Fotokopi kutipan akta kelahiran dan menunjukkan kutipan akta kelahiran aslinya.
  • Kartu Keluarga asli orang tua/wali.
  • KTP-el asli kedua orang tua/wali.
  • Pas foto anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak dua lembar.

Bagi anak WNI usia 5 tahun sampai dengan 17 tahun kurang 1 hari yang baru datang dari luar negeri, berlaku persyaratan yang sama. Hanya saja, persyaratan ditambah dengan surat keterangan datang dari luar negeri yang diterbitkan oleh Dinas.

KIA untuk anak berumur di atas 5 tahun ini berlaku hingga anak berumur 17 tahun kurang sehari. Kemudian, diganti dengan KTP-el.

cara membuat kartu identitas anak
KIA tampak belakang – www.dukcapil.kemendagri.go.id
2. Persyaratan Bagi Anak WNA

Bagi anak WNA yang tinggal di Indonesia, Dinas akan menerbitkan KIA setelah pemohon memenuhi persyaratan berikut.

  • Fotokopi paspor dan izin tinggal tetap.
  • Kartu Keluarga asli orang tua.
  • KTP-el asli orang tua.

Persyaratan tersebut berlaku untuk anak di bawah 5 tahun. Untuk anak 5 tahun hingga 17 tahun kurang sehari, persyaratan tersebut harus ditambah dengan melengkapi foto anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak dua lembar.

Masa berlaku KIA anak WNA ini sama dengan masa berlaku izin tinggal tetap orang tuanya.

Cek juga: Joey Alexander, Pianis Cilik Indonesia Gemparkan Dunia.

Tata Cara Membuat Kartu Identitas Anak

Berikut ini tata cara membuat Kartu Identitas Anak bagi anak WNI.

  • Pemohon atau orang tua anak menyerahkan persyaratan KIA yang telah disebutkan di atas.
  • Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.
  • KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orang tua di kantor Dinas atau kecamatan atau desa/kelurahan.
  • Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak, dan tempat layanan lainnya. Ini bertujuan agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

Bagi anak WNA, tata cara membuat Kartu Identitas Anak adalah sebagai berikut.

  • Terhadap anak yang telah memiliki paspor, orang tua anak melaporkan ke Dinas dengan menyerahkan persyaratan yang telah disebutkan sebelumnya.
  • Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.
  • KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orang tua di kantor Dinas.
  • Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak, dan tempat layanan lainnya. Ini bertujuan agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

Semoga informasi mengenai cara membuat Kartu Identitas Anak ini bermanfaat.

Baca juga: Jawaban Pintar untuk Menjawab Pertanyaan Anak Sekitar 17+.

Categories
Uncategorized

Kartu Identitas Anak: Tahun 2016 Anak Wajib Punya KTP

Mulai tahun 2016 ini, setiap anak wajib memiliki KTP. Namanya adalah Kartu Identitas Anak, disingkat KIA. Jadi, seluruh anak mulai dari bayi yang baru lahir hingga yang berusia 17 tahun kurang sehari, wajib memiliki KIA.

KTP anak
Penampakan KIA – Sumber: dukcapil.kemendagri.go.id

Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak. Peraturan Menteri ini ditetapkan pada tanggal 14 Januari 2016.

Cek juga: Anak-Anak Digempur Isu LGBT.

Mengapa Perlu Kartu Identitas Anak?

Latar belakang pemerintah menerbitkan KIA adalah sebagai berikut.

  1. Pada saat ini, anak berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah tidak memiliki identitas penduduk yang berlaku secara nasional dan terintegrasi dengan Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan.
  2. Pemerintah berkewajiban untuk memberikan identitas kependudukan kepada seluruh warga negara Indonesia yang berlaku secara nasional sebagai upaya perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional.
  3. Pemberian identitas kependudukan kepada anak akan mendorong peningkatan pendataan, perlindungan, dan pelayanan publik untuk mewujudkan hak terbaik bagi anak.

Tujuan pemerintah dalam menerbitkan KIA ini adalah untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik, serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara.

Apa Perbedaan Kartu Identitas Anak dan KTP-el?

Secara umum, KIA dan KTP-el hampir sama. Perbedaannya adalah KIA tidak menggunakan chip. Sementara, KTP-el menggunakan chip.

Ada 2 Macam Kartu Identitas Anak

Terdapat 2 macam KIA, yaitu sebagai berikut.

  • KIA untuk anak berusia 0-5 tahun (tidak menggunakan foto)
  • KIA untuk anak berusia 5-17 tahun kurang sehari (menggunakan foto).

Setelah berusia 17 tahun, KIA diganti dengan KTP-el.

Beberapa Wilayah Telah Menerbitkan KIA

Sebelum ditetapkannya Peraturan Menteri mengenai KIA, beberapa daerah telah lebih dulu menerbitkan kartu identitas anak. Antara lain, Kota Surakarta, Kota Malang, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta, dan Kota Makassar.

kartu identitas anak
KIA telah diterbitkan di beberapa wilayah – Sumber: didukcapil.purworejokab.go.id

Uji Coba KIA Dilakukan di 50 Wilayah

Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil akan menguji coba penerapan KIA di 50 kabupaten/kota pada tahun 2016.  Selanjutnya, tahun 2017 mendatang, KIA akan diterapkan menyeluruh di semua kabupaten/kota di Indonesia.

Lima puluh wilayah tersebut dipilih berdasarkan kepemilikan akta kelahiran di setiap daerah. Daerah dengan 75% warganya telah memiliki akta kelahiran, dipilih sebagai daerah penerapan awal KIA.

Jadi, siap-siap saja ya Mak, untuk mengurus Kartu Identitas Anak bagi putra-putri Anda. Semoga bermanfaat.

Cek juga: Joey Alexander, Pianis Cilik Indonesia Gemparkan Dunia.