Categories
Uncategorized

Begini Reaksi Hewan Saat Gerhana Matahari Terjadi

tempo.co, reaksi hewan saat gerhana matahari
tempo.co, reaksi hewan saat gerhana matahari

Masih bahas seputar gerhana matahari ya Mak. Satu dari sekian banyak hal menarik saat gerhana matari terjadi adalah melihat bagaimana reaksi kebanyakan orang menyambut detik-detik gerhana matahari. Ada yang senang, takjub, terharu, bahkan tidak sedikit juga yang merasa takut, cemas dan gelisah. Ekspresinya juga bermacam, ada yang sibuk selfie, mengabadikan peristiwa langka dengan jepretan kamera atau bahkan masih ada juga yang berkutat pada mitos lama untuk takut keluar rumah. Lalu gimana ya Mak, reaksi hewan saat gerhana matahari terjadi? Ternyata ada lho penelitian khusus yang mengamati bagaimana perilaku hewan-hewan itu saat gerhana matahari. Mau tahu? Simak ya ulasannya.

Reaksi Hewan Saat Gerhana Matahari Terjadi

Reptil

Secara khusus, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau yang disingkat LIPI membuat pemantauan terhadap beberapa hewan untuk melihat apakah ada perubahan perilaku saat gerhana matahari terjadi. Salah satu hewan yang diteliti adalah dari jenis reptil. Biawak, jenis reptil yang paling banyak diamati ternyata juga mengeluarkan reaksi yang berbeda-beda.

Biawak adalah jenis reptil yang nokturnal artinya hewan ini lebih banyak beraktifitas di malam hari, dan menggunakan siang sebagai waktu istirahatnya. Peneliti mengamati apakah biawak akan lebih banyak beraktifitas saat lingkungan yang berubah menjadi gelap dalam sesaat saat gerhana matahari ? Sebagai hewan nokturnal, peneliti memprediksi mestinya biawak terpengaruh oleh perubahan kondisi ini, tapi nyatanya saat gerhana matahari tanggal 09 Maret 2016 , biawak tidak memperlihatkan perubahan perilaku yang signifikan. Biawak hanya bertengger diatas ranting tanpa melakukan aktifitas apapun.

Baca juga : Detik-Detik Gerhana Matahari Total di Palu, Cantiknya!

Tidak hanya biawak, peneliti juga melakukan pengamatan pada jenis reptil lainnya seperti kura-kura. Hasil yang sama juga terjadi, kura-kura tidak memberikan respon yang berarti. Dari sekian banyak kura-kura yang diamati, beberapa diantaranya hanya mengangguk-angguk beberapa kali, dan ada juga yang berpindah tempat dari air ke daratan. Tapi secara umum, hewan tidak memperlihatan perubahan perilaku saat gerhana matahari terjadi. Jadi kesimpulan pertama peneliti bahwa hewan nokturnal tidak terpengaruh kegelapan/keredupan alam saat gerhana matahari berlangsung.

Hewan Primata

Pengamatan selanjutnya dilakukan pada hewan jenis primata, kali ini spesifik diamati pada Siamang. Kenapa Siamang? karena hewan primata satu ini biasanya sangat reaktif terhadap perubahan kondisi. Siamang akan lebih aktif mengeluarkan suara saat matahari terbit atau sore ketika matahari terbenam. Itulah yang menjadi alasan mengapa Siamang dipilih sebagai target penelitian untuk melihat apakah gerhana matahari memberikan pengaruh terhadap hewan.

 

Dari hasil pengamatan selama gerhana matahari berlangsung, Siamang ternyata lebih aktif bersuara dengan cara saling menyahut antara satu dengan yang lain. Menurut peneliti, hal ini memang bisa dimengerti karena Siamang biasa bereaksi dengan cara mengeluarkan suara yang lebih berisik saat langit menggelap seperti saat sore hari dan aktif bersuara lagi saat langit menjadi cerah seperti saat di pagi hari.

Baca juga : Mitos atau Fakta Seputar Gerhana Matahari

Perubahan lainnya yang begitu mudah diamati, saat sebelum gerhana matahari terjadi Siamang sudah bergerak aktif di luar kandang sejak pagi. Tapi saat gerhana matahari berlangsung, Siamang-siamang itu langsung masuk ke kandangnya dan baru keluar  lagi setelah gerhana matahari selesai dan langit kembali cerah.

Jadi ternyata tidak hanya manusia saja yang bereaksi terhadap fenomena langka tiap 33 tahunan ini, tapi hewan-hewan tertentu juga memperlihatkan perilaku yang berbeda saat gerhana matahari terjadi. Reaksi hewan saat gerhana matahari terjadi, menjadi hal yang menarik untuk diamati sebagai bahan pelajaran bahwa hewan pun bisa merasakan fenomena langka dan menakjubkan ini.

 

 

Categories
Uncategorized

Mengenal Matahari dan Aktivitasnya

aktifitas matahari
mengenal matahari

Indonesia menjadi negara yang peling beruntung, pasalnya pada Rabu 9 Maret 2016, ada pemandangan yang sangat langka terjadi, yakni proses bulan menutup pandangan kita atas matahari atau biasa disebut gerhana.  Sebelum mengenal gerhana lebih jauh, ada baiknya kita mengenal Matahari dan Aktivitasnya, karena matahari bagian dari tata surya dan menjadi sumber kehidupan makhluk hidup di bumi ini.

Terletak 150.000.000 km dari Bumi, Matahari merupakan ukuran bintang bewarna kuning pada umumnya, seperti ratusan miliar bintang lainnya di galaksi kita. Matahari bukan merupakan benda pejal, melainkan bola gas yang berpijar yang terdiri dari hidrogen dan helium.

Energi matahari dihasilkan dari pusat bintang Q, dimana temperaturnya mencapai 15.000.000 oC dan hidrogen diubah menjadi helium melalui reaksi nuklir fusi. Pada daerah radiatif w, energi yang dihasilkan berpindah terus menerus dengan materi dan bergerak dengan lintasan acak yang memerlukan waktu lebih dari satu juta tahun untuk keluar dari daerah radiatif. Foton tersebut kemudian melintasi daerah konveksi, dimana perputaran gas panas berputar antara daerah yang lebih panas dibawah dengan daerah permukaan yang “lebih dingin”. ketika mencapai fotosfer, foton dipancarkan dalam bentuk cahaya dan panas, pada temperatur 6.000 oC. Cahaya tersebut memerlukan aktu delapan menit untuk mencapai bumi.

Aktivitas Matahari

Di bumi, transmisi listrik dan sinyal yang dipancarkan oleh satelit komunikasi dipengaruhi oleh fenomena yang dikenal dengan badai magnetik yang dihubungkan dengan fluktuasi aktivitas magnetik matahari. Setiap 11 tahun, matahari memasuki periode dimana flare dan bintik matahri mencapai maksimum.

Bintik mantahari relatif dingin (4.000 oC), daerah gelap di fotosfer dimana medan magnetnya sangat kuat. beberapa bintik matahari melingkupi daerah lima kali lebih besar dari permukaan bumi. Flare matahari merupakan letupan gas yang mencapai puluhan hingga ribuan kilometer dan terkadang terlontar hingga luar angkasa.

Evolusi Matahari

Menurut Perhitungan para ilmuwan, Matahari terlahir 4,6 miliar tahun lalu, atau sekitar 19 miliar tahun setelah ledakan besar. Usianya hanya 5 miliar tahun lagi ketika matahari kehabisan bahan bakar untuk membangkitkan reaksi nuklir yang menyebabkan ia bersinar seperti sekarang. Pada kenyataanya, beberapa miliar tahun lagi, matahari akan semakin terang dan planet kita akan semakin panas untuk menopang kehidupan.

Gerhana Matahari

Gerhana matahari terjadi ketika, ditinjau dari bumi, Bulan melintas di depan Matahari. Tiga benda langit harus segaris lurus. Tidak ada tempat lain di tata surya yang memungkinkan gerhana matahari terjadi karena tidak ada  planet yang memiliki Bulan yang dapat menutupi piringan matahari secara penuh.

Gerhana matahari terjadi pada siang hari dan dapat disaksikan dari sebagian kecil permukaan planet yang membentang beberapa kilometer seperti koridor dalam waktu yang singkat.  Berikut ini beberapa jenis gerhana matahari yang pernah terjadi:

  • Gerhana Matahari Total.

 Gerhana matahari total maksimal terjadi selama tujuh menit, pada saat tersebut korona matahari terlihat. Umbarnya menutupi wilayah lebih dari 270 km.

  • Gerhana Matahari Cincin.

Gerhana cincin terjadi ketika bulan tampak lebih kecil dari matahari sehingga piringan matahari tampak seperti cincin. Pada gerhana ini, bulan berada pada jarak terjauhnya dari bumi.

  • Gerhana Sebagian.

Kapanpun terdapat gerhana total ataupun cincin, pengamat yang berada di wilayah bayangan penumbra akan menyaksikan gerhana sebagian.

Jangan pernah untuk alasan apapun, melihat matahari dengan mata telanjang. Tampak lebih mudah melihat matahari ketika gerhana matahari terjadi, tetapi efek bahaya bagi mata oleh cahaya UV matahari juga sama bahayanya, sebaiknya gunakan teleskopo, teropong atau kacamata UV agar tidak terjadi kerusakan pada mata

Demikian sekilas Mengenal Matahari dan Aktivitasnya, semoga bisa menambah pengetahuan anda tentang benda langit ciptaan Tuhan ini.

Categories
Uncategorized

Perlu Tahu: Tata Cara Shalat Gerhana

Apa shalat gerhana itu? Bagaimana tata cara shalat gerhana? Shalat gerhana merupakan shalat sunah yang dilaksanakan pada saat terjadinya gerhana. Baik gerhana Matahari, maupun gerhana Bulan. Adapun untuk tata cara pelaksanaannya, akan dijelaskan pada uraian berikut.

Baca juga: MUI Mengimbau Umat Islam Melaksanakan Shalat Gerhana.

gerhana matahari total
Gerhana matahari total – Kredit: news.softpedia.com

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Shalat Gerhana

1. Mandi

Sebelum melaksanakan shalat gerhana, disunnahkan untuk mandi sunnah terlebih dahulu. Ini karena shalat gerhana dilaksanakan secara berjamaah.

2. Tanpa Azan dan Iqamat

Pelaksanaan shalat gerhana tidak didahului oleh azan dan iqamat. Sebagaimana hadits berikut.

Ketika matahari mengalami gerhana di zaman Rasulullah SAW, orang-orang dipanggil shalat dengan lafaz : As-shalatu jamiah“. (HR. Bukhari)

3. Dilaksanakan Secara Berjamaah

Shalat gerhana sebaiknya dilaksanakan secara berjamaah. Hal tersebut berdasarkan hadits berikut.

Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk menyeru ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at. (HR. Muslim no. 901)

4. Memperpanjang Bacaan, Juga Memperlama Rukuk dan Sujud

Bacaan dalam shalat gerhana hendaknya diperpanjang. Begitu pula dengan rukuk dan sujud, dilakukan dengan lebih lama.

Aisyah menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri. Kemuadian beliau ruku’ dan memperpanjang ruku’nya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya. Kemudian beliau ruku’ kembali dan memperpanjang ruku’ tersebut namun lebih singkat dari ruku’ yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada raka’at berikutnya beliau mengerjakannya seperti raka’at pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah nampak. (HR. Bukhari, no. 1044)

5. Bacaan Dapat Dikeraskan ataupun Tidak

Bacaan dalam shalat gerhana sebaiknya dibaca secara jahr (dikeraskan). Namun, ada juga ulama yang berpendapat bahwa bacaan dalam shalat gerhana dapat juga dibaca secara sirr (tidak dikeraskan).

6. Ada 2 rukuk dalam Setiap Rakaat

Shalat gerhana terdiri atas 2 rakaat. Setiap rakaat terdiri atas 2 rukuk, sebagaimana disampaikan dalam hadits berikut.

Dari Abdullah bin Amru berkata,”Tatkala terjadi gerhana matahari pada masa Nabi SAW, orang-orang diserukan untuk shalat “As-shalatu jamiah”. Nabi melakukan 2 ruku’ dalam satu rakaat kemudian berdiri dan kembali melakukan 2 ruku’ untuk rakaat yang kedua. Kemudian matahari kembali nampak. Aisyah ra berkata,”Belum pernah aku sujud dan ruku’ yang lebih panjang dari ini. (HR. Bukhari dan Muslim)

 7. Khutbah

Setelah shalat gerhana, dilakukan khutbah. Sebagaimana disampaikan dalam hadits berikut.

Dari Aisyah ra berkata,”Sesungguhnya ketika Nabi SAW selesai dari shalatnya, beliau berdiri dan berkhutbah di hadapan manusia dengan memuji Allah, kemudian bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebuah tanda dari tanda-tanda Allah SWT. Keduanya tidak menjadi gerhana disebabkan kematian seseorang atau kelahirannya. Bila kalian mendapati gerhana, maka lakukanlah shalat dan berdoalah. (HR. Bukhari Muslim)

Tata Cara Shalat Gerhana

  1. Berniat di dalam hati untuk melaksanakan shalat gerhana.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca doa iftitah, surah Al-Fatihah, dan surah yang panjang (misalnya, Al-Baqarah).
  4. Rukuk dengan memanjangkan bacaannya.
  5. I’tidal (bangkit dari rukuk).
  6. Setelah i’tidal tidak langsung sujud. Namun, kembali membaca surah Al-Fatihah dan surah panjang. Berdiri yang kedua kali ini dilakukan secara lebih singkat daripada berdiri yang pertama.
  7. Rukuk yang kedua.
  8. I’tidal (bangkit dari rukuk) yang kedua.
  9. Sujud dengan memanjangkan bacaannya. Duduk di antara dua sujud. Kemudian, sujud yang kedua.
  10. Bangkit dari sujud, lalu melaksanakan rakaat kedua. Cara pelaksanaannya sama seperti rakaat pertama, namun dilakukan dengan lebih singkat.
  11. Tasyahud.
  12. Salam.
  13. Khutbah.

Shalat gerhana sebaiknya dilaksanakan secara berjamaan. Pelaksanaannya pun sebaiknya di masjid ataupun mushala. Namun, jika tidak memungkinkan, Anda dapat melaksanakannya sendirian. Semoga informasi mengenai tata cara shalat gerhana ini bermanfaat.

Baca juga berbagai informasi menarik di sini.

Categories
Uncategorized

MUI Mengimbau Umat Islam Melaksanakan Shalat Gerhana

MUI mengimbau umat Islam untuk melaksanankan shalat gerhana pada hari Rabu, 9 Maret 2016 mendatang. Apa itu shalat gerhana? Shalat sunah gerhana adalah shalat yang dilaksanakan pada saat gerhana Matahari atau Bulan.

Baca juga: Mitos atau Fakta Seputar Gerhana Matahari.

shalat gerhana
Gerhana matahari cincin – Kredit: abcnews.go.com

MUI Mengimbau Umat Islam Melaksanakan Shalat Gerhana Matahari

Seperti dilansir dari ANTARA (2/3), Majelis Ulama Indonesia Kota Padang, Sumatera Barat mengimbau umat Islam di daerah tersebut untuk melaksanakan shalat gerhana Matahari pada hari Rabu, 9 Maret 2016. Shalat sunah gerhana Matahari ini dapat dilaksanakan di masjid, mushala, ataupun di rumah.

Duski Samad, ketua MUI Kota Padang mengatakan, “Walaupun Kota Padang hanya dapat menikmati gerhana matahari sebagian, namun tetap dianjurkan untuk melaksanakan shalat gerhana.”

Beliau menyampaikan bahwa cara pelaksanaan shalat gerhana matahari sama seperti halnya shalat sunah yang lain. Dilaksanakan dengan 2 rakaat. Namun, dianjurkan untuk berjamaah.

Beliau menyampaikan, “Pelaksanaannya tidak harus saat gerhana matahari itu terjadi, yang penting tetap pada hari yang sama. Bisa pagi, siang, atau sore”.

Di Kota Padang, akan ada imbauan ke setiap masjid dan mushala untuk dilaksanakan shalat gerhana Matahari.

“Salah satunya sudah diagendakan pelaksanaannya di halaman parkir Balai Kota Aia Pacah bersama wali kota serta jajaran,” tambahnya.

Shalat Gerhana

Shalat gerhana adalah shalat sunah yang dilaksanakan pada saat terjadinya gerhana Matahari ataupun gerhana Bulan.

Tata cara pelaksanaan shalat sunah gerhana hampir sama dengan shalat sunah lainnya, yaitu terdiri atas 2 rakaat. Hanya saja, dilaksanakan dengan 2 kali rukuk pada setiap rakaat-nya. Shalat ini pun dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah. Setelah shalat selesai dilaksanakan, disampaikan khutbah. Namun, ada pula pendapat yang tidak mensyariatkan khutbah pada shalat sunah gerhana ini.

Untuk lebih jelasnya, baca Tata Cara Pelaksanaan Shalat Gerhana.

Landasan pelaksanaan shalat sunah gerhana adalah ayat Al-Quran dan beberapa hadits berikut.

Dan dari sebagian tanda-tanda-Nya adalah adanya malam dan siang serta adanya matahari dan bulan. Janganlah kamu sujud kepada matahari atau bulan tetapi sujudlah kepada Allah Yang Menciptakan keduanya. (QS. Fushshilat : 37)

Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebuah tanda dari tanda-tanda Allah SWT. Keduanya tidak menjadi gerhana disebabkan kematian seseorang atau kelahirannya. Bila kalian mendapati gerhana, maka lakukanlah shalat dan berdoalah hingga selesai fenomena itu. (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad)

Ketika matahari mengalami gerhana di zaman Rasulullah SAW, orang-orang dipanggil shalat dengan lafaz : As-shalatu jamiah”. (HR. Bukhari)

Shalat gerhana dilaksanakan sebagai perwujudan rasa syukur kita kepada Sang Pencipta. Betapa Mahakuasa-nya Allah SWT yang telah menciptakan alam semesta ini dengan begitu sempurna. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Tempat Seru untuk Wisata Gerhana Matahari Total 2016: Sumsel & Babel.

Categories
Uncategorized

Gerhana Bulan Akan Menyusul Setelah GMT 9 Maret 2016

Gerhana Bulan penumbra akan menyusul datang setelah gerhana Matahari 9 Maret 2016 mendatang. Gerhana bulan tersebut bukan hanya akan terjadi sekali saja, namun dua kali. Bahkan, gerhana Matahari cincin pun akan datang. Tepatnya, akan terjadi 4 kali gerhana pada tahun 2016 di Indonesia ini.

Baca juga: Tips Memotret Gerhana Matahari.

gerhana bulan penumbra
Kiri: Sebelum gerhana, Kanan: Pada saat gerhana bulan penumbra – Kredit: Fred Espenak

Berbagai Peristiwa Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan di Tahun 2016

Source:

  • langitselatan.com
  • id.wikipedia.org
9 Maret 2016 – Gerhana Matahari Total

Seperti yang telah ramai diperbincangkan, akan terjadi gerhana Matahari total pada 9 Maret 2016. Berbagai persiapan pun telah dilaksanakan guna menyambut fenomena alam yang spektakuler ini.

Baca juga: Tempat Seru untuk Wisata Gerhana Matahari Total 2016: Maluku Utara.

Bagaimana terjadinya gerhana Matahari? Gerhana Matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari. Akibatnya, sebagian atau seluruh penampang Matahari terhalangi oleh Bulan.

Gerhana Matahari total terjadi jika pada saat puncak gerhana, seluruh penampang Matahari terhalangi oleh Bulan. Pada saat itu, lempengan Matahari dan Bulan terlihat sama besar. Dengan demikian, seluruh lempengan Matahari tertutupi oleh Bulan dan tidak terlihat dari Bumi. Hal ini membuat Matahari seakan-akan “menghilang” dari Bumi selama beberapa saat.

23 Maret 2016 – Gerhana Bulan Penumbra

Dua pekan kemudian setelah terjadinya gerhana Matahari total, kita akan kembali dapat menikmati gerhana. Namun, kali ini yang hadir adalah gerhana Bulan penumbra.

Gerhana Bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Bulan dan Matahari. Sehingga sebagian atau keseluruhan penampang Bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Dengan demikian, sinar Matahari tidak sampai ke Bulan akibat terhalang oleh Bumi.

Salah satu jenis gerhana Bulan adalah gerhana Bulan penumbra. Terjadi ketika seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Akibatnya, bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

Gerhana Bulan penumbra ini dapat dinikmati seluruh Indonesia. Sementara, untuk Indonesia bagian Barat dan bagian tengah, Bulan sudah dalam kondisi gerhana pada saat terbit.

1 September 2016 – Gerhana Matahari Cincin

Beberapa bulan kemudian, Indonesia akan kembali dapat menyaksikan gerhana Matahari. Kali ini, pemburu gerhana dapat menyaksikan indahnya gerhana Matahari cincin. Namun sayang sekali, gerhana Matahari cincin ini hanya dapat dinikmati di sebagian kecil Indonesia saja. Di antaranya, Sumatera Selatan, lampung, dan sebagian Jawa.

Gerhana Matahari cincin terjadi jika pada saat puncak gerhana, Bulan menutupi sebagian Matahari. Pada saat itu, Bulan sedang berada pada posisi yang jauh dari Bumi sehingga tampak lebih kecil. Akibatnya, pada saat Bulan melintas di depan Matahari, akan terbentuk cincin api yang indah.

Gerhana matahari cincin
Gerhana matahari cincin – Kredit: abcnews.go.com

Selain Indonesia, negara lain pun cukup beruntung dapat menikmati gerhana Matahari cincin ini. Di antaranya adalah Afrika, sebagian Arab Saudi, dan sebagian kecil Australia. Lokasi terbaik untuk mengamati fenomena alam ini adalah Gabon, Kongo, Tanzania, Madagaskar, dan lautan Hindia.

Baca juga: Mitos atau Fakta Seputar Gerhana Matahari.

17 September 2016 – Gerhana Bulan Penumbra

Sekitar dua pekan kemudian, akan terjadi gerhana Bulan penumbra kedua di tahun 2016 ini. Pada gerhana Bulan penumbra ini, hampir seluruh masyarakat Indonesia dapat menyaksikan proses gerhana dari awal. Sementara, di Papua, gerhana sudah terjadi ketika Bulan terbit.

Semoga informasi mengenai berbagai peristiwa gerhana Matahari dan gerhana Bulan ini bermanfaat. Terutama, bagi Anda si pemburu gerhana.

Baca juga: Wow! Video Gerhana Matahari Total Tahun 1983 di Indonesia.

Categories
Uncategorized

Tips Memotret Gerhana Matahari

gerhana matahari

Untuk Anda yang hobi Fotografi tentu tidak ingin ketinggalan mengabadikan momentum gerhana matahari yang diprediksi akan terjadi pada tanggal 9 Maret 2016 nanti. Fenomena alam yang terjadi hanya beberapa menit saja yang sayang sekali untuk dilewatkan. Apalagi jika kota Anda dipastikan akan dapat melihat penampakan gerhana matahari ini. Tentu Anda tidak mau kan, sudah menunggu-nunggu waktu gerhana tapi ternyata Anda tidak bisa mendapatkan foto yang bagus? Agar hal tersebut tidak terjadi baca tips memotret gerhana ini sampai habis ya, Mak. Berikut tipsnya:

Gunakan Kaca Mata Khusus

Melihat dibalik lensa melalui view finder atau bahkan melihat langsung gerhana matahari dapat merusak mata ,Mak. Itulah sebabnya sebaiknya bersiaplah berburu kacamata khusus agar mata Anda aman dari bahaya akibat melihat langsung gerhana matahari ini. Efek terparah jika Anda tetap memaksa untuk melihat melalu jendela bidik kamera atau mata langsung adalah kebutaan akibat sinar tersebut. Salah satu kacamata yang sudah terbukti efektif untuk melindungi dari sinar gerhana diantaranya adalah berbagai kacamata gerhana yang sudah bersertifikat ‘CE-Approverd’.

Jika tidak mendapatkan kaca mata khusus ini Anda bisa melihat penampakannya dari layar (live view). Jika kamera Anda tidak memiliki fasilitas ini maka jalan satu-satunya yaitu dengan men-setting kamera Anda dengan mengira-ngira posisi yang pas. Settingannya yaitu dengan menggunakan iso terendah, speed dial paling tinggi, jangan lupa diafragma diset dengan bukaan paling kecil. Settingan ini juga berlaku untuk memotret dengan melihat layar atau viewfinder dengan kacamata khusus untuk mendapatkan foto gerhana yang keren karena Anda bisa melihat dan membidik langsung foto yang akan diambil tentunya.

Baca juga: 5 Cara Melihat Gerhana Matahari Secara Aman

Lensa yang Pas untuk Memotret Gerhana Matahari

Lensa yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan foto gerhana yang bagus yaitu lensa tele. Setidaknya dengan focal length 200mm sudah cukup lumayan untuk mendapat foto gerhana yang bagus. Lebih besar lebih bagus lagi. Lensa Astrosolar dapat juga digunakan sebagai lensa tambahan untuk menghilangkan kekhawatiran terjadinya kerusakan kamera Anda akibat sinar dari gerhana matahari. Selain lebih aman hasilnya juga menjadi lebih tajam hingga bisa dipastikan foto Anda akan terlihat, Wow!

Gunakan Filter

Tanpa lensa Astrosolar, filter bisa menjadi alternatif yang bisa digunakan untuk melindungi kamera Anda. Filter Neutral-Density 10 (ND 10) adalah filter yang tepat untuk digunakan untuk melindungi sensor kamera. Kekurangannya tentu harganya yang cukup lumayan menguras kantong. Kecuali jika Anda memang menjadikan fotografi sebagai salah satu profesi Anda nampaknya bisa menjadi salah satu koleksi yang harus dimiliki. Jika tidak ada atau belum mampu membelinya bisa menyewa atau menggunakan ND8+ND3 untuk mendapatkan gambar yang keren dan kamera tetap aman.

Gunakan Tripod

Ada beberapa manfaat penggunaan tripod saat moment gerhana matahari nanti:

  • Akan lebih mudah bagi Anda untuk mengambil gambar sequensial.
  • Memudahkan Anda untuk mengatur speed kamera yang disesuaikan dengan light meter ketika kondisi gerhana masih parsial. Pasalanya, ketika gerhana matahari terjadi kondusi cahaya akan berubah-ubah mulai dari ketika matahari masih terlihat hingga gerhana total yang membuat langit terlihat seakan gelap gulita.
  • Pengaturan speed dan diafragma ini akan sangat membantu Anda untuk mengabadikan foto berlangsungnya gerhana matahari di tanggal 9 Maret nanti.

Memotret dengan Kamera HP

Pernah dengar bahwa foto yang terbaik bukan ditentukan oleh kamera terbaik, tapi bagaimana cara Anda memotret? Jadi jangan berkecil hati bila Anda belum memiliki mirrorless apalagi DSLR, kamera HP juga bisa digunakan. Lupakanlah untuk mendapatkan foto gerhana matahari yang super keren seperti yang bisa dilakukan dengan menggunakan kamera DSLR atau mirrorless, tapi Anda bisa mengambil foto dengan cara yang unik. Tentunya dengan memanfaatkan momment gerhana matahari nanti. Caranya yaitu dengan memasang fitur timelapse atau landscape potrait dengan fokus utama siluet yang dihasilkan dari gerhana matahari ini. Setelah itu, mainkan kepandaian Anda dalam mengedit foto dengan fotoshop. walaupun hasilnya bukan foto gerhana terbaik tapi foto Anda bisa menajdi foto gerhana matahari terunik dan keren tentunya. Semoga berhasil ya, Mak!

Baca juga: Selfie Saat Gerhana Matahari, Berbahayakah?

Categories
Uncategorized

Sambut Gerhana Matahari Total, Berbagai Kegiatan Disiapkan

Indonesia tengah menghitung hari menyambut Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016. Berbagai rencana kegiatan telah disusun oleh Panitia Nasional GMT 2016. Mereka telah dibentuk dan bekerja sejak April 2015.

Baca juga: Ini Saja Wilayah yang Terkena Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016.

gerhana matahari total tahun 1983
Gerhana Matahari Total 11 Juni 1983 – Kredit: Fred Espenak

Rencana Kegiatan Terkait Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

 Sumatera Selatan

  • Glowing night run, diadakan pada 8 Maret 2016, dengan rute Bukit Siguntang – Benteng Kuto Besar.
  • Ritual komunitas supranatural, diadakan pada 8 Maret 2016.
  • Performance budaya, diadakan pada 8 Maret 2016, lokasi: Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.
  • Festival lomba foto internasional bekerjasama dengan Kompas Gramedia, diadakan pada 9 Maret 2016, lokasi: Jembatan Ampera.
  • Pertunjukan barongsai sepanjang 30 meter dan pelepasan lampion, diadakan pada 9 Maret 2016, lokasi: Jembatan Ampera.
  • Tour Edukasi, diadakan pada 9 Maret 2016.

Bangka Belitung

  • Seminar Pariwisata, diadakan pada bulan Maret 2016, lokasi: Hotel BW Suite Belitung.
  • Belitung Photography Trip, diadakan pada 7 – 9 Maret 2016, lokasi: Pulau Belitung.
  • Belitung Ultra Beach Run, diadakan pada 6 Maret 2016, lokasi: Pulau Belitung.
  • Belitung Lantern Run, diadakan pada 6 Maret 2016, lokasi: Pulau Belitung.
  • Pameran Foto, diadakan pada bulan April

Baca juga: Wow! Video Gerhana Matahari Total Tahun 1983 di Indonesia.

Kalimantan Tengah

  • Pagelaran seni dalam rangka menyambut GMT 2016, diadakan pada 9 Maret 2016, lokasi: Lapangan Sanaman Mantikey, Palangkaraya.

Kalimantan Timur

  • Pesta Laut
  • Lomba Perahu Naga
  • Tarian Paraga dari Sulsel
  • Balikpapan Borneo Travel Mart

Sulawesi Tengah

6 Maret 2016, lokasi: Halaman TVRI

  • Penampilan seni pertunjukan dari kabupaten/kota
  • Fashion show batik daerah Sulteng

7 Maret 2016, lokasi: Halaman TVRI

  • Lomba musik bambu
  • Penampilan seni pertunjukan dari kabupaten/kota
  • Pemilihan Putri Coklat

8 Maret 2016, lokasi: Anjungan Nusantara
Halaman TVRI

  • Lomba Engrang tingkat SD dan SMP
  • Penampilan seni pertunjukan dari sanggar seni
  • Launching Festival Bahari Togean 2016

9 Maret 2016

  • Para tamu menuju Kab. Sigi untuk menyaksikan GMT
  • Carnaval/Dokar Hias
  • Pameran Kuliner
  • Atraksi Kesenian

Kota Palu

Pra Event:

  • Road Show Palu Total Solar Eclipse 2016
  • Workshop Fotografi Palu Total Solar Eclipse
  • Palu Total Solar Eclipse Tourism Look di Jakarta dan Bali

Main Event:

  • Puncak Acara Gerhana Matahari Total
  • Lomba Fotografi Palu Total Solar Eclipse 2016
  • Peresmian Tugu Palu Total Solar Eclipse
  • Pencanangan Visit Palu Year 2016
  • Palu 10 K

Supporting Event:

  • Palu Culinary Festival
  • Palu World Music and Dance Festival
  • Pertunjukan Budaya Tradisi
  • Karnaval Budaya
  • Pacuan Kuda Pantai Talise
  • Lomba Perahu Layar Teluk Palu
  • Palu Bay Funbike

Maluku Utara

  • FGD Gerhana Matahari Total
  • Gala dinner peserta Gerhana Matahari Total
  • Run Eclipse Run 10 KM Total Eclipse
  • Festival Budaya Maluku Utara

Semoga informasi mengenai kegiatan yang terkait dengan gerhana matahari total 9 Maret 2016 ini bermanfaat.

Baca juga: Selfie Saat Gerhana Matahari, Berbahayakah?

Categories
Uncategorized

Ini Saja Wilayah yang Terkena Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

Bagian mana saja wilayah yang terkena gerhana Matahari total pada 9 Maret 2016? Tanggal 9 Maret 2016 mendatang, akan terjadi gerhana Matahari. Gerhana Matahari tersebut sangat istimewa bagi Indonesia, Mengapa? Ini karena wilayah daratan yang akan terkena bayangan gerhana total hanya Indonesia saja.

Sebagian wilayah di Indonesia akan mengalami gerhana Matahari total selama 1,5-3 menit. Sementara, wilayah lainnya akan mengalami gerhana Matahari sebagian.

gerhana matahari total tahun 1983
Gerhana Matahari Total 11 Juni 1983 – Kredit: Fred Espenak

Gerhana Matahari total terakhir yang terlihat di Indonesia terjadi pada 11 Juni 1983 silam. Ada cerita unik yang terjadi pada saat itu. Sementara para ilmuwan internasional berbondong-bondong datang ke Tanjung Kodok-Tuban untuk menyaksikan proses gerhana Matahari tersebut. Pemerintah kita malah menghimbau keras supaya penduduk menjauh dari gerhana. Mereka diminta mengurung diri di rumah, bahkan berlindung di kolong tempat tidur.

Padahal, menyaksikan proses gerhana Matahari tidaklah berbahaya. Selama dilakukan dengan cara yang aman.

Cek juga: 5 Cara Melihat Matahari Secara Aman.

Nah, bagi Anda yang ingin menyaksikan proses fenomena alam yang langka ini, berikut adalah daftar wilayah yang terkena gerhana Matahari total 9 Maret 2016.

Wilayah yang Terkena Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

Sumber materi dan gambar: www.lapan.go.id

Palembang

Durasi gerhana total: 1 menit 52 detik

Mulai gerhana: 06.20 WIB

Mulai gerhana total: 07.20 WIB

Berakhir gerhana: 08.31 WIB

Bangka

Durasi gerhana total: 2 menit 8 detik

Mulai gerhana: 06.20 WIB

Mulai gerhana total: 07.21 WIB

Berakhir gerhana: 08.33 WIB

Belitung

Durasi gerhana total: 2 menit 10 detik

Mulai gerhana: 06.21 WIB

Mulai gerhana total: 07.22 WIB

Berakhir gerhana: 08.35 WIB

Sampit

Durasi gerhana total: 2 menit 8 detik

Mulai gerhana: 06.23 WIB

Mulai gerhana total: 07.27 WIB

Berakhir gerhana: 08.44 WIB

Palangkaraya

Durasi gerhana total: 2 menit 29 detik

Mulai gerhana: 06.23 WIB

Mulai gerhana total: 07.28 WIB

Berakhir gerhana: 08.46 WIB

Balikpapan

Durasi gerhana total: 1 menit 9 detik

Mulai gerhana: 07.25 WITA

Mulai gerhana total: 08.33 WITA

Berakhir gerhana: 09.53 WITA

Palu

Durasi gerhana total: 12 menit 4 detik

Mulai gerhana: 07.27 WITA

Mulai gerhana total: 08.37 WITA

Berakhir gerhana: 10.00 WITA

Poso

Durasi gerhana total: 2 menit 40 detik

Mulai gerhana: 07.28 WITA

Mulai gerhana total: 08.38 WITA

Berakhir gerhana: 10.02 WITA

Luwuk

Durasi gerhana total: 2 menit 50 detik

Mulai gerhana: 07.30 WITA

Mulai gerhana total: 08.41 WITA

Berakhir gerhana: 10.07 WITA

Ternate

Durasi gerhana total: 2 menit 39 detik

Mulai gerhana: 08.36 WIT

Mulai gerhana total: 09.51 WIT

Berakhir gerhana: 11.20 WIT

Halmahera

Durasi gerhana total: 1 menit 36 detik

Mulai gerhana: 08.37 WIT

Mulai gerhana total: 09.54 WIT

Berakhir gerhana: 11.20 WIT

wilayah yang terkena gerhana matahari total

Cek juga: Selfie Saat Gerhana Matahari, Berbahayakah?

Categories
Parenting Uncategorized

5 Cara Melihat Gerhana Matahari Secara Aman

Bagaimana cara melihat gerhana Matahari secara aman? Fenomena alam ini memang sangat sayang untuk dilewatkan. Namun, menyaksikannya dengan cara yang tidak aman akan sangat berbahaya, terutama bagi mata. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat menyaksikan gerhana Matahari. Namun, sebelumnya mari kita bahas terlebih dahulu mengenai gerhana Matahari ini secara singkat.

Cek juga: Selfie Saat Gerhana Matahari, Berbahayakah?

gerhana matahari cincin
Gerhana Matahari Cincin – Sumber: Stefan Seip

Gerhana matahari merupakan fenomena alam, di mana posisi Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, sehingga Bulan menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Sebenarnya, diameter Matahari 400 kali lebih besar daripada diameter Bulan. Namun, Bulan dapat menutupi seluruh cahaya Matahari karena jarak Bumi-Matahari 400 kali lebih jauh daripada jarak Bumi-Bulan.

Ada 4 jenis gerhana Matahari, yaitu gerhana total, gerhana sebagian, gerhana cincin, dan gerhana hibrid. Gerhana yang akan terjadi pada tanggal 9 Maret 2016 mendatang merupakan gerhana Matahari total yang hanya dapat disaksikan di sebagian kota di Indonesia. Sementara, kota lainnya hanya akan mengalami gerhana Matahari sebagian.

Berikut ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan pada saat menyaksikan gerhana Matahari.

Peringatan!

Berikut ini beberapa peringatan dari ahli pada saat mengamati gerhana Matahari.

  1. Jangan melihat Matahari secara langsung
  2. Sekecil apapun Matahari yang menyembul dari balik Bulan selama gerhana berlangsung, dapat menimbulkan kebutaan.
  3. Jangan pernah melihat Matahari melalui teropong ataupun teleskop.
  4. Jangan melihat Matahari dengan menggunakan kacamata hitam ataupun film kamera karena tidak cukup untuk melindungi mata Anda.

Cara Melihat Gerhana Matahari Secara Aman

Selama dilakukan dengan cara yang aman, pengamatan gerhana Matahari tidak akan berbahaya. Bahkan, fenomena alam yang langka ini dapat dijadikan salah satu proyek sains bagi putra-putri Anda. Misalnya, proyek pembuatan pinhole.

Berikut ini beberapa cara melihat gerhana Matahari secara aman.

1. Gunakan filter atau kacamata khusus untuk melihat Matahari

Menggunakan kacamata khusus untuk melihat gerhana Matahari akan aman selama tidak terlalu fokus dalam melihatnya. Jadi, cukup melihat ke arah Matahari dalam jangka waktu beberapa menit saja. Lalu, sesekali melihat ke arah lain. Pada saat melakukan pengamatan gerhana ini, dampingi selalu putra-putri Anda.

cara melihat gerhana matahari
http://www.grappenhallheys.co.uk/
2. Gunakan masker tukang las no. 14 atau lebih
cara melihat gerhana matahari memakai masker tukang las
http://www.bbc.com/
3. Gunakan pinhole sederhana untuk melihat proyeksi Matahari

mengamati proyeksi matahari menggunakan pinhole sederhana

4. Gunakan pinhole kotak kardus untuk melihat proyeksi Matahari

mengamati proyeksi gerhana matahari menggunakan pinhole kardus

5. Melihat proyeksi Matahari melalui teropong

mengamati gerhana matahari menggunakan proyeksi melalui teropong

mengamati gerhana matahari menggunakan proyeksi melalui teropong

Fenomena alam gerhana Matahari yang langka ini memang sungguh sayang Anda lewatkan. Menyaksikannya merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Ditambah lagi, ini dapat dijadikan kesempatan bagi putra-putri Anda untuk melakukan proyek sains. Namun, tetaplah untuk selalu mengutamakan keamanan.

Semoga informasi mengenai cara melihat gerhana Matahari ini bermanfaat.

Cek juga: LGBT dan Kasus Kopi Sianida Mirna.

Categories
Kesehatan & Kecantikan Uncategorized

Selfie Saat Gerhana Matahari, Berbahayakah?

Selfi saat gerhana matahari? Selfie kini sudah menjadi tren, bahkan lifestyle. Di mana pun, kapan pun, bersama siapa pun, rasanya tak lengkap jika belum ber-selfie ria. Apalagi jika momen yang dihadapai adalah momen yang langka dan spesial. Misalnya, gerhana matahari total yang diprediksi akan terjadi pada 9 Maret 2016 mendatang.

Cek juga: 5 Cara Melihat Gerhana Matahari Secara Aman.

gerhana matahari total
Gerhana matahari total – Sumber foto: http://news.softpedia.com/

Baru saja tadi pagi, saya mendengar berita tentang seorang bocah SMP yang tewas karena selfie pada saat loncat dari jembatan Bengawan Solo. Alasan ia melakukan aksi berujung maut tersebut adalah untuk membuat sang kekasih kagum padanya. Ah, entah apa yang ada di pikiran ABG malang itu.

Kembali lagi pada selfie saat gerhana matahari. Apakah akan berbahaya jika dilakukan? Jangan sampai korban-korban selfie seperti bocah SMP tadi semakin bertambah jumlahnya.

Walaupun kemungkinan besar, gerhana matahari memang tidak akan membahayakan jiwa. Namun, mungkin saja membahayakan mata Anda. Ah, tapi sayang sekali jika melewatkan momen gerhana matahari ini. Mengingat gerhana matahari total merupakan kejadian yang langka. Spesialnya lagi, kabarnya gerhana matahari total ini hanya terjadi di Indonesia saja, lho.


Selfie Saat Gerhana Matahari, Berbahayakah?

Source: http://www.bbc.co.uk/

Para ahli mata telah memperingatkan bahwa selfie saat gerhana matahari mungkin akan menyebabkan kerusakan mata, bahkan kebutaan.

selfie saat gerhana matahari

Daniel Hardiman-McCartney dari College of Optometrists menyatakan: “ Hal ini berpotensi akan sangat berbahaya karena orang mungkin akan melihat matahari pada saat mencoba mendapatkan gambar yang sempurna.”

Melihat matahari secara langsung sangatlah berbahaya. Bahkan, pada saat gerhana. Ini dapat menyebabkan kerusakan mata permanen.

Daniel mengatakan: “Gerhana merupakan proses yang berjalan relatif lambat. Bisa saja secara tidak sadar, orang akan melihat matahari secara langsung selama beberapa menit”.

Dia memperingatkan para penggemar selfie ataupun fotografer untuk tidak mengintip matahari pada saat proses pengambilan gambar.


Nah, sekarang Anda sudah tahu bagaimana risikonya selfi saat gerhana matahari. Pilihan kembali di tangan Anda untuk melakukannya atau tidak. Semoga bermanfaat.

Cek juga video menarik ini: Video Gerhana Matahari Total Tahun 1983 di Indonesia.