Categories
Parenting

Tips untuk Memilah Film yang Aman untuk Tontonan Anak

waspadai film tontonan anak

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk memilah film yang aman untuk menjadi tontonan anak, Mak. Ini sangat diperlukan agar kita sebagai orang tua tidak kecolongan akibat mengajak anak menonton film yang sebenarnya tidak layak untuk mereka tonton. Hal ini terkait dengan fakta di lapangan bahwa tidak sedikit film kartun atau Superhero yang ternyata memang tidak layak untuk dikonsumsi anak-anak. Ini dia tipsnya, Mak:

Hindari Menonton Premier

Tak apalah tidak menjadi penonton film ketika film tersebut premier. Apalagi mengajak anak-anak menonton film yang baru tayang di Bioskop. Hal ini untuk menjaga jangan sampai ketika masuk bioskop dan menonton film tersebut bersama anak-anak Anda menjadi salah tingkah karena ternyata dalam film tersebut terdapat banyak adegan yang tidak cocok untuk ditonton anak. Biarlah tidak menjadi penonton pertama, yang penting anak-anak kita tidak terkontaminasi oleh film yang mereka tonton bersama Anda.

Pastikan Membaca dulu Review Film Sebelum Ditonton

Sebelum memutuskan untuk menonton film apa bersama anak-anak jangan lupa membaca review film tersebut. Bukan thriler nya ya, Mak. Alasannya karena thriler sebuah film hanya memperlihatkan sebagian kecil dari isi film tersebut untuk keperluan promosi saja. Sementara bagaimana isi dari film itu secara keseluruhan sama sekali tidak dapat kita ketahui. carilah ulasan yang lengkap mengenai film tersebut. Terutama yang menjelaskan bahwa film tersebut layak atau tidak layak untuk ditonton anak-anak kita.

Baca Juga: Cerdas Membaca Kode Rating Acara Televisi

Jangan Ajak Anak ke Bioskop Sebelum Memastikan Film Apa yang Akan Ditonton

Jangan sekali-kali mengajak anak-anak Anda ke bioskop jika Anda belum yakin film apa  yang akan Anda tonton. Hal ini untuk menghindari permintaan anak untuk menonton film tersebut saat itu juga. Poster yang menarik yang memperlihatkan film Superhero dengan keterangan tayang pada hari tersebut akan membuat Anda kesulitan untuk menolak permintaanya. Apalagi jika Anda memang berniat untuk mengajak anak-anak Anda ke Bioskop untuk menonton bersama.

Tonton Dulu Film-Film yang Akan Diberikan pada Anak-Anak

Ini menjadi langkah terakhir yang bisa Anda lakukan untuk memastikan bahwa film yang akan ditonton oleh anak-anak 100% aman. Tontonlah film-film yang  akan Anda rekomendasikan atau akan Anda berikan pada anak-anak. Jika tidak ada waktu mintalah rekomendasi dari orang-orang yang sudah pernah menonton film tersebut dan menyatakan bahwa film tersebut aman dan layak untuk menjadi tontonan anak Anda.

Mengingat banyak cara anak kita bisa menonton film jenis apapun. Apalagi jika anak kita sudah bukan Balita lagi. Langkah yang paling tepat adalah memberikan benteng yang tepat pada mereka agar sebesar apapun pengaruh yang mungkin bisa mencemari anak-anak kita, itu tidak akan berpengaruh pada mereka. Salah satunya adalah menamkan keyakinan pada mereka bahwa dimanapun mereka berada ada Tuhan yang selalu melihat apapun yang mereka lakukan. Sementara untuk anak-anal yang masih Balita, Anda bisa lebih menjadi pemegang otoritas terhadapa film apa yang akan menjadi tontonan anak kita, manfaatkan itu, Mak!

Baca juga yang ini, Mak: Tips Ampuh untuk Membentengi Anak dari LGBT

 

Categories
Uncategorized

Tidak Semua Film Kartun atau Superhero Layak Ditonton Anak

Ya, tidak selalu film kartun atau superhero layak ditonton anak-anak. Coba deh, Mak Anda perhatikan. Beberapa film kartun yang ditayangkan di TV seringkali memiliki simbol rating R yang artinya film kartun tersebut diperuntukan bagi remaja. Lalu ketika kita menonton Film Superhero di bioskop. Kerap kali anak-anak, tepatnya sebuah keluarga menonton film tersebut bersama-sama. Ternyata di tengah adegan film banyak sekali kata-kata tak pantas yang diucapkan para tokohnya, tidak sedikit adegan dewasa, dan kekerasan yang memang tidak layak ditonton anak-anak di bawah umur.

pastikan film kartun atau superhero  layak tonton anak

Kita juga serasa biasa menganggap bahwa film superhero sudah pasti film keluarga yang memang layak ditonton semua usia. Tak ada lagi rambu-rambu untuk menonton sebuah film baik kartu atau Superhero di bioskop. Hasilnya secara tidak sengaja justru kita sendiri yang menjerumuskan mereka untuk menonton tanyangan yang sebetulnya bukan untuk mereka konsumsi. Rasanya cukup miris ketika kita mencoba untuk membentengi anak dari berbagai pengaruh buruk dari lingkungan, gadget, bacaan, lalu kita justru membiarkan anak-anak kita menonton apa yang sebetulnya belum layak menjadi tontonan mereka.

Film Kartun yang Tak Layak Dikonsumsi Anak

  • Bleach, tidak cocok ditonton anak di bawah 15 tahun. Selain karena kekerasan yang kerap kali dihadirkan dalam film ini, tampilan pakaian yang terlalu minim pada karakter perempuan juga membuatnya belum layak menjadi konsumsi anak-anak.
  • One piece,walaupun rasa semangat dan pantang menyerah bisa tercermin dalam film ini nampaknya pesan ini hanya bisa dimengerti oleh orang dewasa. Pun dengan adegan kekerasan serta penampakan dari berbagai karakter perempuan yang tidak pantas dilihat anak.
  • Crayon Sinchan, urutan ke 3 film jepang yang tidak layak ditonton anak karena menjurus pada pornograpi. Sedianya film ini memang ditujukan untuk remaja dan dewasa yang lebih mengerti sisi kelucuan yang terdapat dalam film ini.

Baca yang ini juga, Mak: Pengaruh Televisi Terhadap Kemampuan Berbahasa Anak

  • Tom & Jerry, penuh dengan adegan komedi yang penuh dengan penderitaan, celaka, dan penganiayaan atau dikenal dengan istilah slapstick. Itulah sebabnya walaupun tanpa kata-kata terdapat banyak adegan yang berbahaya jika sampai ditiru anak-anak.
  • Spongebob squarepants, di negara asalanya jelas-jelas ini bukan film untuk balita atau anak usia dini. Walaupun tidak sedikit pesan yang baik yang ditampilkan film kartun ini juga sering menampilkan adegan yang tidak sopan hingga cenderung menjijikan. Itulah sebabnya tidak layak ditonton anak-anak.

Baca juga: Anak-Anak Digempur Isu LGBT

  • Naruto, film ini memang tidak layak ditonton oleh anak-anak. Berkaca pada peristiwa tewasnya seoranga anak di Jepang akibat meniru salah satu adegan dalam film ini.
  • Choota Beem (Bima sakti), film yang menceritakan tentang Bima kecil ini syarat dengan kekerasan dan terlalu menonjolkan sisi kepercayaan akan dewa dewa hingga tidak layak ditonton anak-anak.
  • Little Krishna, filmnya belum bisa dipahami anak-anak karena banyak hal yang tidak masuk akal, pun dengan kekerasan yang dilakukan Krishna kecil dalam film ini.
  • Detective conan, mengajari anak untuk menjadi seorang penyelinap atau bahkan mengajari berbagai kejahatan yang berhasil diungkap Conan yang bisa jadi ditiru oleh anak-anak.
  • Charlie Chaplin, penuh dengan adegan slapstick dan yang tidak layak ditiru anak. Belum lagi adegan yang memperlihatkan ketertarikan tokoh utama pada beraneka tokoh wanita yang dihadirkan yang sama sekali tidak layak menjadi tontonan anak-anak.

Film Superhero yang Tak Layak Dikonsumsi Anak

Berbicara film Superhero rasanya kebanyakan film-film Superhero buatan Holywood memang tidak layak menjadi tontonan anak-anak. Sebut saja Transformer, X-Men, X-2, Spiderman, Batman, Watchman, Ironman, Avangers, Captain Amerika hingga Deadpull yang belum lama rilis faktanya memang tidak layak untuk ditonton anak-anak. Alasannya tentu karena film-film ini penuh dengan adegan kekerasan. Selain itu, tidak sedikit yang memunculkan tokoh dengan tampilan maupun adegan erotis yang sama sekali tidak layak ditonton anak-anak.

Jika terpaksa dan anak ingin menonton film-film Superhero ini, tunggulah sampai stasiun TV menayangkannya agar berbagai adegan tak layak tonton sebagian besar sudah dipangkas habis dalam film tersebut. Namun jangan lupa untuk turut serta mendampingi anak-anak menontonnya. Selain memastikan tidak ada adegan yang tidak layak tonton, juga untuk memberi penjelasan kepada mereka mengenai hal-hal yang tidak layak untuk ditiru.

Baca juga: Jawaban Pintar untuk Menjawab Pertanyaan Anak Sekitar 17+