Categories
Dapur

Cara Membuat Bakso Sapi Enak & Kenyal, Hanya Pakai Blender

Cara membuat bakso sapi itu susah nggak, sih? Kalau menurut saya, ya gampang-gampang susah. Kalau tidak tahu trik-nya, bakso yang dihasilkan bisa pecah, lembek, kurang sedap, bahkan permukaannya menjadi benjol-benjol tidak halus.

Ternyata, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat bakso agar dihasilkan bakso yang enak, gurih, dan kenyal. Misalnya, pada penggunaan daging, proses penggilingan, dan perebusan adonan bakso. Selain itu, penggunaan bahan lainnya pun perlu diperhatikan.

cara membuat bakso sapi di rumah

Sebelum menuju ke resep bakso sapi, yuk dilihat dulu hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat membuat bakso sapi tersebut.

Dibaca juga: tips menghilangkan bau prengus pada daging kambing

Cara Membuat Bakso Sapi: Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

1.  Alat penggiling

Alat penggiling adalah hal yang paling penting pada pembuatan bakso, yaitu untuk menghaluskan daging sehingga menjadi bubur yang sangat lembut.

Bagi Anda yang memiliki food processor, tentu proses penggilingan ini akan menjadi lebih mudah. Lalu, bagaimana dengan Anda yang tidak memiliki food processor? Tenang saja, Mak. Pada resep ini akan dijelaskan bagaimana cara membuat bakso dengan menggunakan blender.

Oiya, blender yang saya gunakan adalah blender yang dapat menghancurkan es batu. Jadi, putarannya cukup kencang. Jika blender Anda tidak memiliki kapasitas tersebut, sebaiknya gunakan daging yang teksturnya lunak. Misalnya, “has dalam” atau disebut juga “tenderloin”.

Lalu, bagaimana jika Anda tidak memiliki blender? Berarti, Anda perlu menggiling dagingnya di pasar, di tempat penggilingan daging pada subuh hari, ya.

Baca juga: cara sederhana untuk mengempukkan daging sapi

2.  Pemilihan daging

Kata orang, membuat bakso sapi tuh harus menggunakan daging segar yang baru disembelih dan masih berdarah-darah. Bukan daging yang sudah dibekukan. Anda bisa mendapatkan daging segar ini di pasar pada subuh hari. Atau bisa juga didapat pada saat Idul Adha.

Diicip dulu yuk, hidangan Idul Adha ini, Gulai Iga Sapi yang enak dan tidak bau amis.

Lalu bagaimana jika Anda kesulitan mendapatkan daging segar ini? Jangan khawatir. Pakai saja daging yang ada, baik yang sudah dibekukan atau pun belum. Hanya saja, semakin segar daging yang digunakan, akan semakin gurih dan kenyal bakso yang dihasilkan.

Biasanya, daging yang paling bagus digunakan untuk membuat bakso adalah bagian paha atau topside (disebut juga round). Bagian daging ini memiliki tekstur kenyal dan liat, juga kandungan lemaknya sangat sedikit.

Namun, Anda juga dapat menggunakan daging bagian apa saja, kok. Asalkan, bagian lemak berwarna putihnya harus dipisahkan terlebih dahulu.

Jenis daging yang saya gunakan pada resep ini adalah topside yang dibeli di swalayan. Tidak tahu apakah dagingnya sudah dibekukan atau belum.

Kelebihan pemakaian daging bagian topside ini adalah, saya tidak terlalu direpotkan pada saat memisahkan daging dengan lemaknya. Karena lemak yang menempel hanya sedikit. Selain itu, hasil bakso yang dihasilkan kenyal dan membal seperti bakso premium yang dijual di supermarket.

Dicoba juga:

3.  Pemakaian obat pengenyal (jika perlu)

Pemakaian daging yang kurang segar akan menghasilkan bakso sapi yang kurang sedap dan kurang kenyal. Sehingga orang-orang lebih suka menambahkan obat pengenyal untuk menghasilkan tekstur bakso yang diharapkan.

Obat pengenyal atau obat bakso ini ada yang food grade dan ada yang “tidak food grade“. Bahan pengenyal yang jenis food grade inilah yang aman digunakan dalam dosis yang ditentukan. Biasanya, dijual di tukang penggilingan daging atau toko bahan kue.

Pada resep ini, saya tidak menggunakan obat pengenyal.

4.  Proses pemisahan daging dan lemaknya

Daging yang akan digiling harus dipisahkan terlebih dahulu lemaknya. Yaitu, bagian yang berwarna putih. Jadi, hanya bagian merahnya saja yang digunakan. Agar bakso yang dihasilkan bisa halus dan mulus.

Daging tetelannya jangan dibuang ya, Mak. Nanti dapat digunakan pada saat membuat kuah baksonya, jika suka.

Oiya, jika Anda ingin mencuci daging, sebaiknya dilakukan pada saat daging masih utuh. Belum dipotong-potong.

5.  Proses penggilingan

Selanjutnya, proses penggilingan pun harus diperhatikan. Suhu alat penggiling (dalam hal ini blender) harus diperhatikan, jangan sampai panas. Suhu yang panas dapat berpengaruh pada tekstur adonan baso menjadi tidak halus.

Oleh karena itu, diperlukan es batu pada saat penggilingan. Selain untuk menjaga suhu daging tetap dingin, penggunaan es batu pun akan membuat adonan menjadi kenyal. Jika tidak ada es batu, gunakan air yang super dingin.

6.  Bahan lainnya

Selain daging sapi, bahan lain pun perlu diperhatikan agar bakso yang dihasilkan enak. Misalnya, dengan menambahkan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, garam, gula, merica, dan lain-lain. Semuanya dapat disesuaikan dengan selera Anda.

Selain itu, penggunaan baking soda pun cukup penting. Agar bakso memiliki pori-pori yang halus untuk menyerap bumbu pada kuah bakso atau pada masakan lainnya.

Dilihat dulu: kegunaan lain baking soda

Selanjutnya, untuk menambah kekenyalan dan agar adonan menjadi set, ditambahkan juga sedikit tepung tapioka dan putih telur.

7.  Proses mencetak bakso

Pada saat mencetak bakso, basahi terlebih dahulu tangan dan sendok yang digunakan. Agar adonan tidak terlalu menempel.

8.  Proses perebusan

Selanjutnya, proses perebusan. Jangan pernah merebus adonan bakso di dalam air mendidih yang bergolak-golak. Nantinya, bakso akan menjadi pecah. Caranya adalah dengan memasukkan terlebih dahulu adonan bakso ke dalam air panas, baru kemudian direbus dengan api kecil hingga air mendidih. Bakso dapat diangkat setelah mengambang dan mengembang.

Cara Membuat Bakso Sapi dan Kuahnya

Yuk, langsung saja diintip cara membuat bakso dari daging sapi berikut. Resep bakso sapi ini dilengkapi dengan kuahnya juga, lho.


Resep Bakso Sapi

Bahanresep bakso sapi praktis

150 gr es batu

500 gr daging sapi segar (sisit bagian yang berwarna putihnya, yang dipakai hanya bagian yang berwarna merah, lalu potong dadu kecil-kecil)

50 ml putih telur dingin (baru dikeluarkan dari kulkas)

100 gr tepung sagu atau tapioka

2 sdt garam

1 sdt gula pasir

Merica bubuk sesuai selera

1 sdt kaldu bubuk

1/2 sdt soda kue (dapat diganti baking powder)

1/2 sdt minyak

Bumbu (dihaluskan):

  • 5 siung bawang putih (digoreng utuh hingga kecokelatan, jumlah dapat ditambah jika suka)
  • 3 siung bawang merah (digoreng utuh hingga kecokelatan)

Pelengkap (opsional):

  • Mi kuning
  • Bihun
  • Sayuran (misalnya: taoge, pokcoy, atau sawi), direbus sebentar saja
  • Taburan (misalnya: bawang goreng, seledri cincang, cabai kering bubuk)
  • Kecap dan saus

Cara membuat

Hancurkan es batu dengan menggunakan blender. Setelah cukup hancur, pindahkan ke dalam wadah lain, sisihkan. Selain untuk menghancurkan es, proses ini pun bertujuan agar suhu blender menjadi lebih dingin sehingga tidak cepat panas.

Jika blender yang digunakan tidak dapat menghancurkan es batu, Anda dapat menghancurkannya dengan cara menusuk-nusuknya dengan pisau. Jangan memaksakan menghancurkan es batu dengan menggunakan blender yang tidak diperuntukkan untuk hal tersebut, ya Mak. Nanti, blendernya bisa rusak.

Masukkan sebagian potongan daging ke dalam blender. Proses sebentar, aduk menggunakan sendok, kemudian proses kembali. Lakukan hal tersebut beberapa kali hingga daging agak hancur. Masukkan sebagian es batu dan sebagian putih telur, lalu proses kembali hingga daging benar-benar halus. Pindahkan daging yang telah benar-benar halus seperti bubur ke dalam wadah. Lakukan hal yang sama untuk sisa potongan daging, es batu, dan putih telur.

langkah-langkah membuat bakso sapi

Hindari memproses daging dalam waktu yang lama. Setiap sekitar 3-5 detik, blender harus dimatikan dulu agar tidak panas. Jika blender macet, matikan, aduk dengan sendok, lalu proses kembali. Jika blender terlanjur panas, istirahatkan dulu, lalu lanjutkan setelah dingin.

Setelah seluruh daging menjadi halus dan dipindahkan dari blender ke dalam wadah, tambahkan tepung sagu atau tapioka, garam, gula pasir, merica bubuk, kaldu bubuk, soda kue, minyak, dan bumbu halus. Aduk hingga adonan benar-benar rata dan menyatu.

Siapkan air untuk merebus bakso. Lalu, tes rasa adonan bakso. Caranya, rebus sedikit adonan untuk dicicipi. Tambahkan bumbu yang dirasa kurang. Jika rasa sudah pas, saatnya mencetak dan merebus adonan.

Setelah air rebusan mendidih, matikan api kompor.

Basahi tangan kiri Anda. Ambil adonan secukupnya, kepal dan tekan adonan sehingga keluar melalui celah jempol dan telunjuk (lihat gambar). Ambil bola-bola adonan dengan menggunakan sendok yang telah dibasahi. Masukkan ke dalam air panas. Lakukan hingga adonan habis atau panci cukup penuh.

langkah-langkah membuat bakso

Masak adonan bakso dengan menggunakan api kecil hingga air rebusan mendidih. Bakso dapat diangkat jika sudah mengambang dan mengembang. Kemudian, tiriskan dan dinginkan.

Bakso sapi siap disajikan bersama pelengkap. Jika ingin menyimpannya dalam waktu yang cukup lama, simpan dalam wadah kedap udara, lalu masukkan ke dalam freezer.

Oiya, saya menggunakan sebagian adonan bakso sapi ini untuk membuat bakso tahu. Anda tinggal menyiapkan beberapa tahu putih. Tahu dapat digoreng dulu ataupun tidak.

cara membuat tahu bakso sapi

Tahu dipotong segitiga menjadi 2 bagian. Beri sedikit lubang pada bagian tengahnya, lalu isi dengan adonan bakso secukupnya. Lalu, kukus hingga matang dan mengembang sekitar 25 menit. Selanjutnya, angkat dan tiriskan.


Resep Kuah Bakso Sapi

Bahan 

2.000 ml air sisa rebusan bakso

Tetelan daging sisa membuat bakso (jika suka), potong-potong kecil

1 sdt kaldu sapi bubuk

4 siung bawang putih, digoreng utuh lalu dihaluskan (jumlah dapat ditambah jika suka)

1 batang seledri (disimpulkan)

1 cm jahe (dimemarkan)

1 batang bawang daun (dipotong-potong kasar)

Garam, gula putih, dan merica secukupnya

Cara membuat

Campur seluruh bahan, lalu masak hingga mendidih dan daging tetelan empuk. Kuah bakso sapi pun siap disajikan melengkapi bakso sapi dan pelengkapnya.

resep kuah bakso

Sebenarnya, kuah bakso sapi ini lebih enak jika menggunakan kaldu dari tulang sapi. Hanya saja, saya cukup kesulitan untuk menemukan tulang sapi tersebut. Jadinya, saya hanya menggunakan air sisa rebusan bakso, tetelan sisa membuat bakso, dan sedikit kaldu bubuk sapi untuk membuat kuah bakso ini. Namun, hasilnya tetep gurih dan enak, kok.

Oiya, untuk membuat kuah sapi dari tulang sapi, Anda harus menggunakan tulang sapi yang masih segar dan belum dibekukan, ya Mak. Tulang sapi ini dapat diperoleh di pasar pagi-pagi sekali.

Cara membuatnya, potong tulang sapi menjadi dua, lalu rebus menggunakan air secukupnya dengan api kecil hingga mendidih. Buang air rebusan tersebut, lalu cuci tulang sapi hingga bersih.

Selanjutnya, tulang sapi direbus kembali bersama 2 liter air dengan menggunakan api kecil selama sekitar 3 jam. Agar lebih sedap, tambahkan juga 1/2 bawang bombay utuh dan 1 batang bawang daun (dipotong menjadi 4) ketika merebus. Agar kaldu yang diperoleh jernih, sesekali buang busa yang mengapung pada air rebusan.

Untuk membuang lemak pada kaldu, masukkan kaldu yang telah dingin ke dalam kulkas. Setelah beberapa lama, kaldu akan menjadi kental dan lemaknya akan mengambang. Selanjutnya, sendoki lemak yang mengambang pada permukaan kaldu tersebut. Kaldu sapi pun siap digunakan.

Untuk menghasilkan kuah bakso yang enak, kaldu sapi perlu diberi tambahan bumbu-bumbu lain seperti pada resep di atas.

Kuah bakso pun dapat dibuat dengan menggunakan kaldu ayam. Lihat resepnya di sini ya, Mak.


Hmmm, ternyata membuat bakso itu cukup ribet juga, ya. Sebenarnya, tidak seribet yang dipikirkan, kok. Tinggal ikuti saja langkah-langkahnya. Ingat-ingat hal apa saja yang perlu diperhatikan.

Saya sendiri baru pertama kali membuat bakso sapi ini. Dan langsung berhasil. Hasil yang didapat sesuai dengan yang diharapkan. Selamat mencoba!

Mau tahu resep-resep lainnya? Klik di sini.