Categories
Dapur

Mengenal 3 Jenis Tepung Terigu dan Kegunaannya

Pada saat mempraktikkan berbagai resep kue di majalah, buku resep, ataupun food blog, kadang saya dibuat bingung dengan berbagai bahan-bahan yang kurang familiar. Salah satunya adalah tepung terigu. Memangnya ada banyak jenis tepung terigu, ya? Kok, jumlah proteinnya bermacam-macam. Ada yang rendah, sedang, sampai yang tinggi.

Ingin tahu perbedaan bahan-bahan kue lainnya? Baca juga ya, Perbedaan Mentega dan Margarin.

Berbicara mengenai tepung terigu, erat sekali kaitannya dengan gluten. Apa itu gluten? Gluten adalah salah satu jenis protein yang terkandung di dalam gandum hasil persilangan (triticale), gandum biasa, dan jelai atau barley. Gluten ini berperan dalam menentukan tingkat elastisitas dan kekenyalan suatu olahan makanan.

Oleh karena tepung terigu terbuat dari gandum, otomatis tepung ini pun mengandung gluten. Semakin tinggi kadar protein dalam tepung terigu, semakin tinggi pula kandungan gluten di dalamnya.

Jenis tepung terigu
http://www.motherearthliving.com/

Sebenarnya, ada banyak jenis tepung terigu yang biasa dipakai untuk membuat kue dan roti. Tidak hanya 3 saja, lho. Namun, secara umum, kita dapat membaginya menjadi 3 jenis berdasarkan kadar proteinnya. Di antaranya, tepung terigu protein rendah, tepung terigu protein sedang, dan tepung terigu protein tinggi.

Yuk, kita bahas saja mengenai perbedaan ketiga jenis tepung terigu ini. Sebenarnya, apa perbedaan dari ketiga jenis tepung terigu tersebut? Lalu, apa kegunaan masing-masing jenis tepung terigu tersebut?

3 Jenis Tepung Terigu dan Kegunaannya

1. Tepung Terigu Protein Rendah

cara membuat matcha almond crispyTepung terigu protein rendah merupakan jenis tepung terigu yang memiliki protein paling rendah. Kadar protein yang terkandung di dalamnya berkisar 6% sampai dengan 8%. Dibandingkan dengan tepung terigu lainnya, kadar gluten yang terkandung di dalamnya paling rendah.

Oleh karena itu, Tepung terigu protein rendah biasa dipakai untuk membuat adonan yang tidak memerlukan tekstur kenyal dan elastis. Tepung ini baik sekali untuk membuat kue-kue yang renyah. Contoh makanan yang diolah menggunakan tepung terigu protein rendah adalah cookies, biskuit, shortbread, gorengan, dan beberapa jenis cake.

Kelebihan tepung terigu ini adalah lebih tahan lama karena kandungan proteinnya yang rendah. Oleh karena itu, makanan yang terbuat dari tepung ini tidak akan mudah berjamur. Itulah mengapa kue-kue kering lebaran dapat tahan hingga 6 bulan. Salah satu produk tepung terigu protein rendah yang dijual di pasaran adalah kunci biru.

2. Tepung Terigu Protein Sedang

resep bolu kukus gula merahTepung terigu protein sedang memiliki kadar protein berkisar 8% sampai dengan 11%. Tepung terigu ini biasa disebut tepung terigu serbaguna atau all purpose flour. Ini karena penggunaannya yang fleksibel.

Tepung terigu ini baik sekali untuk membuat makanan yang bertekstur lembut, namun cukup mengembang. Seperti cake, martabak, waffle, dan lain-lain. Namun, saking fleksibel penggunaannya, tepung ini pun ternyata cocok juga untuk membuat aneka gorengan, kue-kue basah, dan makanan lainnya. Di pasaran, salah satu produk tepung terigu protein sedang adalah segitiga biru.

Terkadang, jika tidak memiliki tepung terigu protein rendah, saya biasa membuat cookies dengan menggunakan tepung terigu protein sedang. Penggunaannya dicampur dengan sedikit tepung maizena. Contohnya pada cookies matcha almond dan keju almond ini.

3. Tepung Terigu Protein Tinggi

resep donat kentangTepung terigu ini memiliki kandungan protein yang paling tinggi, 11% sampai dengan 13%. Otomatis, kandungan glutennya pun paling tinggi. Oleh karena itu, cocok sekali untuk membuat adonan yang memerlukan tingkat elastisitas dan kekenyalan yang tinggi. Hasil olahan makanan yang menggunakan tepung ini biasanya mengembang, lembut, kenyal, juga elastis. Misalnya, roti, donat, pasta, mi, dan lain-lain.

Kelemahan tepung terigu ini adalah tidak bertahan lama sehingga makanan hasil olahannya cepat basi. Di pasaran, salah satu produk tepung terigu protein tinggi yang biasa kita jumpai adalah cakra kembar.

Nah, setelah tahu berbagai jenis tepung terigu dan kegunaannya, moga tidak bingung lagi ya, Mak. Gunakanlah jenis tepung terigu yang tepat untuk olahan makanan yang tepat. Jangan sampai memakai tepung terigu protein tinggi untuk membuat cookies. Hasil cookies-nya nanti bakalan alot, lho. Jangan juga membuat roti menggunakan tepung terigu protein rendah. Mengapa? Yup, nanti hasil rotinya bantat. Semoga bermanfaat ya, Mak.

Cek juga info-info menarik mengenai berbagai problematika rumah tangga di sini, ya.

35 replies on “Mengenal 3 Jenis Tepung Terigu dan Kegunaannya”

Helo emak super, maaf ini sedikit nanya :
Di ulasan ttg terigu protein rendah di paragraf kedua ditulis ” Tepung terigu protein rendah biasa dipakai untuk membuat adonan yang tidak memerlukan tekstur kenyal dan elastis. Tepung ini baik sekali untuk membuat kue-kue yang renyah. CONTOH makanan yang diolah menggunakan tepung terigu protein rendah adalah COOKIES, biskuit,day…”

Sedangkan….

Di paragraf terakhir ttg ulasan tertulis “Gunakan jenis tepung terigu yang tepat untuk olahan makanan yang tepat. Jangan sampai memakai tepung terigu protein ‘RENDAH’ UNTUK MEMBUAT COOKIES. Hasil cookies-nya nanti bakalan alot, lho.”

Maaf kalau saya salah baca ya…hehehe…

Hallo, Mbak Nenny…
Terima kasih atas masukannya. Pada paragraf terakhir tersebut, memang terdapat kesalahan. Seharusnya, jangan memakai tepung terigu protein tinggi untuk membuat cookies. Sudah saya edit isi artikelnya…

Pakai tepung terigu protein sedang, bun. Tapi, bisa juga pakai yang protein rendah. Penggunaan kedua jenis tepung tersebut bisa saling menggantikan…

Kalo mau membuat roti goreng isi ayam kan pake tepung protein tinggi, kalo diganti yg protein sedang bisa?

Bisa saja, Mbak Vivi. Namun, sepertinya hasilnya akan sedikit berbeda, tidak akan se-mengembang jika menggunakan tepung terigu protein tinggi. Dicoba saja, Mbak.

Mb, bisa ga membuat bolu kukus pake tepung terigu protein tinggi? Hasilnya gmn ya? Ada ngga alternatif bahan tambahan agar bolu kukus dari terigu protein tinggi bisa sebagus yang menggunakan terigu protein rendah/sedang? Makasih jawabannya

Saya pribadi tidak pernah menggunakan tepung terigu protein tinggi untuk membuat kue, karena hasilnya akan kenyal dan tidak akan lembut. Namun jika masih tetap ingin mencoba membuat kue menggunakan tepung tsb, bisa mba coba dengan mencampur sedikit tepung maizena ke dalamnya. Jadi, penggunaan tepung terigunya dikurangi sedikit dan diganti dengan maizena. Semoga membantu…

Hmmm, kayanya itu tergantung warungnya beli dari mana ya, Mbak. Kalau di tempat saya, tepung terigu yang dijual di warung biasanya tepung terigu serba guna atau protein sedang. Biasanya, mereka membeli dari toko bahan kue di pasar, yang menjual tepung terigu merk segitiga biru karungan yang dijual eceran. Semoga membantu.

Mbak Masyitah, untuk membuat pizza dapat menggunakan tepung terigu protein tinggi jika menginginkan kulit pizza yang tebal mengembang seperti roti. Namun, jika ingin kulit pizza yang lebih tipis, dapat juga menggunakan tepung terigu protein sedang.

Jika ingin lebih praktis lagi, dapat menggunakan tepung pizza instan. Trims.

Halo kak..
Mau tanya dong.. Untuk membuat ayam krispi ala kfc gt lebih baik pakai tepung yang mana y? Dan alasannya y kak. Trima kasih kak..

Untuk membuat ayam krispi, dapat menggunakan tepung terigu protein sedang atau rendah. Agar menghasilkan kulit yang renyah, tepung terigu dapat dicampur dengan tepung maizena, atau dapat juga dicampur baking soda/baking powder.

Penyebabnya macam-macam. Di antaranya, bisa karena tidak memakai pengembang, seperti baking powder dan baking soda. Jika sudah memakai pengembang masih bantat, mungkin pengembang yg dipakai sudah tidak berfungsi dengan baik. Bisa juga karena over mix, dll.

Hi mba, salam kenal ya. informasiny bermanfaat sekali. aku mau tanya bedanya tepung terigu segitiga biru dan tepung terigu segitiga biru yang premium apa sih mbak? hehe terimakasih ya mbak.

Halo, salam kenal juga. Hmmm, saya kurang tahu, mungkin bisa dilihat di keterangan yg tertulis pada kemasannya masing-masing. Yg jelas, keduanya sama-sama tepung terigu protein sedang.

Kalau mau renyah, bisa pakai terigu protein rendah dicampur dengan tepung beras dan sedikit tepung kanji.

Mba mau tanya, kemarin coba buat roti, menggunakan tepung cakra, hasil bagus ketika di dlm oven, ketika di luar ko jadi kempes, ini ada maslah di tepung atau dmn ya mba. Trims.

Mau nanya mbak. Supaya kriuk di gorengan tahan lama, selain pakai tepung rendah protein.. campuran bahan lainya apa mbak dan berapa komposisinya di tiap 1 kg tepung trigunya. Terima kasih sebelumnya..

Agar gorengan menjadi renyah, biasanya saya menambahkan margarin ke adonannya dan cara menggorengnya harus diperhatikan juga. Tapi, kalau untuk membuat renyahnya tahan lama, kurang tau juga ya gimana caranya. Soalnya kalo gorengannya mengandung bahan yg lembab, seperti sayuran, tahu, dll, otomatis lama-lama kerenyahannya akan berkurang. Justru Mbak harus waspada jika membeli gorengan (seperti bakwan sayur) yg kriuk nya tahan lama. Semoga membantu.

Bisa pakai tepung terigu apa saja, dicampur dengan sedikit tepung kanji atau sagu. Di beberapa resep ada yang pakai terigu protein tinggi, ada juga yang pakai terigu protein sedang. Silakan dicoba saja biar tau mana yang lebih cocok dengan kulit pangsit yang Mbak Wiwied inginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *