Categories
Rumah Tangga

Cara Jitu untuk Bisa Hidup Bahagia Bersama Mertua

Bisa hidup bahagia bersama mertua tentu menjadi impian semua menantu yang terpaksa tinggal di rumah mertua. Terutama pada awal pernikahan hingga 10 tahun pertama atau sampai terkumpul dana untuk memiliki rumah sendiri. Kecuali jika setelah menikah orang tua Anda atau suami sudah mempersiapkan rumah untuk ditinggali. Bisa juga karena suami tercinta sudah mempersiapkan rumah setelah menikah.

Oh…alangkah indahnya hidup. Tapi jangan khawatir Mak. Ternyata tinggal di Pondok Mertua Indah bukan akhir segalanya. Walaupun Anda dan pasangan tak bisa sebebas merpati, banyak hal yang bisa Anda dapatkan dengan gratis termasuk pengalaman hidup bersama mertua. Kali ini kami akan berbagi beberapa cara jitu untuk menyelamatkan Anda dari berbagai hal horror untuk tinggal bersama mertua.

Menundukan Ego

Tunjukan bahwa Anda dan pasangan sudah mampu menjadi keluarga yang baik. Jangan sekali-kali cekcok atau berbeda perndapat di depan mereka. Apalagi sampai marahan dan membuat hubungan Anda dan suami seperti es karena mempertahankan ego masing-masing. Hal ini akan memacu mertua Anda untuk turut campur urusan keluarga Anda. Apalagi jika si kecil sudah lahir atau bahkan sudah membutuhkan didikan dari Anda dan suami sebagai orang tua.

Ketidakmampuan Anda dan suami dalam berkeluarga serta mendidik Anak juga menjadi pemicu turut campurnya mereka dalam urusan keluarga Anda. Untuk itu teruslah belajar dari mereka yang sudah berpengalaman. Anda juga bisa memanfaatkan teknologi untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang bagaimana membina keluarga serta mendidik anak yang baik. Salah satunya dengan membaca tema yang diangkat dalam website ini. Hindari untuk menentang mereka agar hidup Anda selamat.

Menganggap Rumah Mertua Rumah sendiri

Membuat Anda nyaman di rumah mertua dengan menganggap bahwa rumah mertua seakan rumah sendiri. Ini berarti Anda sebagai menantu turut serta membantu memelihara dan  merawat rumah tersebut. Jika lantai kotor, rumah berantakan, dll kita bersihkan. Dengan begitu  anda byaman, mertua juga senang karena ada yang membantunya merawat rumah. Bila perlu, ketika peralatan rumh tangga rusak atau sudah tidak layak pakai berinisiatiflah untuk membelikan mertua Anda yang baru. Tentu ia akan senang dan rumahpun menjadi lebih nyaman.

with mother in law

Mengikis Kesenjangan Hubungan Mertua dengan Menantu

Selalu akan ada jarak antara mertua dan menantu. Kerap kali ketegangan selalu terjadi setiap Anda berada satu ruangan dengan mertua. Apalagi jika mertua Anda termasuk tipe yang kaku, keras atau bahkan pendiam. Cairkan hubungan ini dengan mencoba menganggap mereka sebagai orang tua sendiri. Ingat Mak, setelah menikah orang tua kita bertambah, tidak hanya Ibu dan ayah saja, tapi juga ibu dan ayah suami Anda.

Beri mereka perhatian, kasih sayang, belikan atau buatkan makanan kesukaan mereka,atau beri mereka hadiah di hari spesial mereka. Dijamin hubungan Anda dan mertua akan terasa cair dan menyenangkan. Tapi walaupun demikian mereka tetaplah mertua Anda, orang yang tidak mau direndahkan harga dirinya. Itulah sebabnya sedekat apapun Anda dengan mertua tetaplah untuk menjaga kesopanan.

Batasan Privasi

Di rumah mertua kita memang tidak bisa bebas untuk selalu bermesraan dengan pasangan. Walaupun mertua tentu tidak keberatan jika kita menggunakan semua ruangan yang tersedia untuk kita dan suami. Tapia apa boleh buat, kita harus tetap menjaga sikap agar tidak menjadi bahan omongan. Nah, untuk menyiasatinya cukuplah bermesraan di kamar saja. Ketika hati kita lapang maka kamar sempitpun akan terasa seluas samudra. Di sini Anda bebas melakukan apapun yang Anda inginkan.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda yang tinggal bersama mertua tercinta agar bisa hidup bahagia bersama mertua. Tapi jangan keenakan ya karena merasa sudah bahagia. Sebuah keluarga tentu selalu mempunyai mimpi untuk memiliki rumah sendiri. Rumah yang di dalamnya ada seorang Ibu, ayah, dan anak-anak kita. Berproses dengan menjalani peran masing-masing untuk mencapai sebuah keluarga yang bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *