Categories
Rumah Tangga

Waktu yang Tepat Buat “Me Time” di Sela Kesibukan Rumah Tangga

Waktu yang Tepat Buat “Me Time”
Waktu yang Tepat Buat “Me Time”

Memilih waktu yang tepat buat “Me time” di sela kesibukan rumah tangga yang padat seringkali terasa sulit ya Bunda? Tentu saja. Bahkan banyak Bunda yang benar-benar jadi tidak memikirkan dirinya sendiri ketika sudah disibukkan dengan urusan rumah tangga tiada henti. Apalagi, jika Bunda memiliki anak-anak dengan usia yang masih kecil, ditambah tidak ada orang yang bisa diandalkan untuk banyak membantu Bunda.

Waktu yang Tepat Buat “Me Time” di Sela Kesibukan Rumah Tangga

Sebelum tahu kapan waktu yang tepat buat “me time” Anda harus tahu dulu apa pengertian dari me time. Dibawah ini ulasannya.

Apa sih “Me Time”?

“Me time” itu adalah waktu khusus yang perlu Bunda luangkan untuk memperhatikan diri sendiri. Hal ini penting, mengingat Bunda adalah pusat kebutuhan rumah tangga dan semangat Bunda akan sangat berpengaruh pada kehidupan anggota keluarga yang lain.

Apalagi Bunda juga berfungsi sebagai penggerak roda rumah tangga. Sehingga jika Bunda menjadi sakit atau stres akibat tidak memiliki waktu lebih untuk memperhatikan diri sendiri, tentu akan menjadi hal yang sangat berbahaya dan perlu dilakukan pencegahan sejak jauh hari sebelumnya.

Pentingnya “Me Time”

“Me Time” baru akan terasa penting jika Bunda secara mandiri mengurus keseluruhan rumah tangga dari mulai yang paling kecil dan mendetail hingga urusan yang paling besar. Untuk awalnya mungkin Bunda akan membiasakan diri dan tidak sepenuhnya memikirkan hal ini.Setelah terbiasa pun kewajiban menyelesaikan urusan rumah tangga seringkali tetap akan terasa berat. Nah, saat inilah Bunda mulai membutuhkan “Me time” bagi diri Bunda.

Karena waktu yang kurang bagi diri sendiri akan membuat Bunda mulai menuntut lebih banyak pada suami. Misalnya ingin lebih banyak diperhatikan, lebih banyak disayang, bahkan lebih banyak materi. Hal ini tentu akan menjadi berat, terutama bagi suami yang mungkin masih merasa kurang dalam mencukupi kebutuhan keluarga, atau secara nyata memang tidak bisa memperhatikan Bunda dan memberikan waktu berlebih di tengah kesibukan pekerjaan.

Seringnya, akibat lelah dan jenuh pada keseharian, yang utamanya disebabkan karena tidak memiliki waktu untuk “Me time”  ini,  Bunda menjadi “bertingkah” dan membuat letupan kecil pertengkaran.

Waktu Tepat untuk ”Me Time”

Sebenarnya waktu yang tepat buat “Me time” adalah ketika Bunda merasa benar-benar membutuhkannya. Bunda bisa sedikit memanjakan diri di luar rumah tanpa membawa anak-anak dengan menitipkannya pada orang yang dipercaya, termasuk suami. Jika tidak, Bunda bisa selalu menyiapkan waktu khusus dengan menyempatkan memperhatikan diri sendiri, misalnya dengan mencuri waktu di pagi hari.

Baca juga: Caranya Mengetahui Suami Sedang Bohong

Categories
Parenting

Begini Peran Ayah Bagi Perkembangan Anak

Peran Ayah Bagi Perkembangan Anak
Peran Ayah Bagi Perkembangan Anaran

Berdasarkan penelitian, peran ayah bagi perkembangan anak dalam kehidupan berkeluarga sebenarnya sangat besar. Sekalipun demikian,ternyata masih banyak ayah yang tidak sadar dan tidak mengetahuinya dengan baik.

Begini Peran Ayah Bagi Perkembangan Anak

Peran ayah bagi perkembangan anak bisa membentuk kepribadian anak menjadi karakter-karakter yang lebih mapan di kemudian hari. Sehingga memungkinkan mereka untuk tidak merasa sulit dalam mencari jati diri. Menyadari pentingnya peran ayah tersebut, berikut ini ulasan yang bisa dijadikan referensi bagi ayah dan Bunda:

Ayah yang Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga

Sejak zaman dulu, stereotip bahwa pekerjaan rumah tangga dan dunia dapur hanya digeluti oleh kaum hawa, ternyata tidak dibenarkan oleh berbagai penelitian yang telah dilakukan dunia Barat. Penelitian tersebut mengungkapkan data mengejutkan mengenai ayah yang ikut turun tangan dalam urusan rumah tangga yang selama ini lebih banyak dianggap remeh.

Seorang ayah yang memiliki anak perempuan dan membiarkan anaknya melihat atau turut membantu ketika sang ayah sedang mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci baju, mencuci piring, atau menyapu dan bersih-bersih rumah, ternyata akan membentuk kepribadiannya menjadi lebih matang dengan berpikiran terbuka dan terdorong berkarir lebih baik ketika dewasa.

Hal ini disebabkan pengaruh yang besar mengenai stereotip yang telah lama terbentuk dan ternyata ditunjukkan secara berbeda oleh ayahnya. Ayah yang di matanya sangat kuat, ternyata tidak segan turun dan berkecimpung dalam urusan rumah tangga yang dianggap lebih ringan.

Sehingga anak perempuan pun menjadi lebih luas pemahamannya, bahwa ia juga berkemungkinan besar, mampu memiliki cita-cita diserta ambisi yang sama kuatnya dengan sang ayah, terutama dalam berkarir. Dengan kata lain, “Jika ayah bisa, tentu aku juga bisa”.

Sementara bagi ayah yang memiliki anak laki-laki dan tak segan melakukan pekerjaan rumah tangga dihadapannya, akan membentuk kepribadian sang anak secara lebih matang dan paham caranya menghargai perempuan. Apalagi ketika anak laki-laki melihat orangtuanya saling berbagi tugas, ini akan menanamkan pemahaman di pikirannya, bahwa apa yang akan dilakukan oleh laki-laki dan perempuan pada dasarnya tidak akan berbeda. Hal ini akan mendorongnya lebih menghargai perbedaan jenis, serta tidak mudah meremehkan perempuan.

Ayah yang Banyak Memeluk

Ayah yang banyak memeluk anak perempuannya akan menjadikan sang anak berkepribadian tegar dan tangguh. Karena bagi anak perempuan, ayah adalah sosok pertama yang akan dicintainya dan menjadi lambang pembela serta pemberi kesenangan. Sementara untuk anak laki-laki, pelukan ayah akan membentuk  kestabilan emosi serta rasa empati yang besar dalam dirinya.

Ia pun akan tumbuh menjadi sosok ayah yang mencintai anak-anaknya dengan baik, akibat kedekatan emosional dan psikologis yang telah terbentuk melalui peran ayah bagi perkembangan anak laki-lakinya lewat pelukan sejak kecil.

Baca juga: Waktu yang Tepat Buat “Me Time”

Categories
Parenting

Kenali Tanda-Tanda Perceraian Memang Lebih Baik Bagi Anak

Perceraian Memang Lebih Baik Bagi Anak
Perceraian Memang Lebih Baik Bagi Anak

Terkadang, ada saatnya perceraian memang lebih baik bagi anak. Terutama ketika orangtua sudah tidak mampu lagi untuk menerima perbedaan serta mengatasi permasalahan, dan akhirnya sering memperlihatkan keadaan yang dapat merusak psikologis seorang anak.

Kenali Tanda-Tanda Perceraian Memang Lebih Baik Bagi Anak

Memang benar jika salah satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum bercerai adalah masalah anak. Bagaimana anak akan menjadikorban perceraian orangtua, serta kemungkinan-kemungkinan lanjutan yang biasanya tidak diharapkan terjadi pada anak.

Tapi, orangtua pun perlu menentukan serta membaca keadaan secara bijak, untuk tidak lagi memutuskan yang terbaik baginya, melainkan yang benar-benar terbaik bagi anak yaitu dengan jalan berpisah. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjelaskan bahwa perceraian memang lebih baik bagi anak:

Saling Menyakiti dan Psikologis Anak yang Mulai Berubah

Ketika salah satu atau kedua orangtua sudah bertindak saling menyakiti, baik yang dilakukan secara fisik ataupun mental, lalu mereka memutuskan berpisah namun terhalang karena pertimbangan anak, sebaiknya kedua orangtua mulai mengkaji lagi masalah ini secara serius. Jika benar memikirkan anak, apa yangbenar-benar mereka pertahankan dengan terus saling menyakiti?

Bukan malah ingin melihat orangtuanya bersama, anak justru cenderung mengantisipasi diri terhadap kemungkinan “bersama” yang diperlihatkan kedua orangtuanya. Ketika menyadari kenyataan berbeda yang ditunjukkan di hadapan orang banyak dan apa yang sering terjadi di rumah, anak pun akan berpijkir mengenai kebohongan yang dilakukan orang dewasa.

Secara tidak langsung hal ini telah merusak mental seorang anak. Pertama ia akan mempelajari mengenaipenolakan terhadap kebersamaan atau lebih dikenal dengan antisosial, dan yang kedua, anak cenderung menikmati kebohongan, bahkan terbiasa untuk itu. Karena sebagian besar kehidupannya dicontohkan demikian, terutama oleh orangtuanya yang berasal dari lingkungan terdekat.

Ketidakpedulian Terhadap Anak

Ketika ada salah satu dari orangtua terlihat tidak peduli pada anaknya, atau memang secara terang-terangan tidak memedulikan anaknya, bisa dipastikan keadaan rumah tangga di dalamnya memang rapuh. Merunut hal ini juga perlu dipahami sejak akarnya. Karena bisa saja salah satu orangtua yang berlaku demikian ternyata merupakan ayah atau ibu baru bagi sang anak yang merasa anaknya tersebut adalah objek salah didik yang tidak sesuai dengan dirinya.

Ketika salah satu atau kedua orangtua menginginkan adanya perceraian dalam rumah tangga dengan alasan apapun, ditambah adanya ketidakpedulian terhadap anak tersebut, bisa dipastikan  perceraian memang lebih baik bagi anak. Karena anak juga perlu diberikan kenyamanan dengan dianggap dan tidak diabaikan.

Baca juga: Peran Ayah Bagi Perkembangan Anak

Categories
Kesehatan & Kecantikan

Tips Penting Menjaga Kebersihan Mrs V

Menjaga Kebersihan Mrs V
Menjaga Kebersihan Mrs V

Menjaga kebersihan Mrs V perlu mendapat perhatian serius para Bunda. Karena Mrs V merupakan tempat paling penting yang juga menjadi pusat berkumpulnya segala kuman dan bakteri penyebab penyakit,  apabila tidak diperhatikan dengan baik. Jenis penyakit yang muncul pun bisa sangat beragam, dari yang hanya mengurangi kenyamanan hingga yang berdampak bahaya bagi tubuh, tergantung dari tingkat kebersihan yang Bunda terapkan.

Tips Penting Menjaga Kebersihan Mrs V

Kebersihan Mrs V sangat perlu dijaga. Menjaga kebersihan Mrs V dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini:

Rajin Mengganti Celana Dalam

Daerah sensitif wanita yang paling utama terletak pada Mrs V. Dari sana semua penyakit bisa bermunculan, bahkan dikeluarkan. Celana dalam yang digunakan sebagai penutup menjadi barang terpenting yang paling berpengaruh bagi kesehatan Mrs V Bunda. Oleh karena itu, Bunda perlu menjaganya tetap bersih.

Caranya tidak sulit, Bunda hanya perlu menggantinya minimal sehari dua kali, sekalipun tidak sedang padat aktifitas. Karena celana dalam akan menampung keringat di daerah Mrs V Bunda. Jika tidak sering diganti, celana dalam akan menimbulkan bau yang nantinya ikut mempengaruhi Mrs V Bunda. Belum lagi memancing tumbuhnya jamur akibat terlalu lembab, terutama di bagian selangkangan. Bukan itu saja, akibat jarang diganti, selangkangan akan kesulitan bernafas dan menjadi lecet. Bunda pun akan merasakan gatal yang sangat hebat.

Rajin Membersihkan

Membersihkan Mrs V perlu dilakukan dengan rajin. Tidak perlu repot dan jadi terus-menerus. Bunda hanya perlu melakukannya ketika buang air kecil. Dengan arah sapuan dari belakang ke depan. Tidak perlu pula menekannya atau menggosoknya terlalu keras,karena sebenarnya bulu kemaluan pun dengan sendirinya akan membersihkan daerah tersebut secara alami.

Jika Bunda ingin menggunakan sabun pembersih daerah kewanitaan boleh-boleh saja, asal tetap memperhatikan PH yang sesuai dengan keasaman daerah Mrs V. Sehingga tidak malah menimbulkan masalah baru.

Lebih “Care” Saat Haid

Ketika mengalami siklus haid, Mrs V Bunda akan jauh lebih sensitif. Cara menjaganya pun harus lebih ekstra. Sebaiknya Bunda mengganti pembalut lebih dari 2 kali dalam satu hari. Hal ini untuk menghindari iritasi, rasa gatal, serta pengendapan darah yang menjadi media bagi pertumbuhan bakteri penyebab penyakit.

Selalu Bawa Tisu

Ke mana pun Bunda pergi, ada baiknya untuk selalu membawa tisu. Halini untuk mencegah kemungkinan Mrs V menjadi becek dan lembab setelah buang air.

Tidak Sembarangan Bertukar

Celana dalam merupakan privasi yang dimiliki setiap perempuan. Di dalamnya terkandung jenis penyakit yang berbeda satu sama lain, dan bahkan tidak akan menghilang sekalipun dicuci. Oleh karena itu Bunda perlu  menjaga kebersihan Mrs V dengan tidak sembarangan bertukar dengan siapa pun, termasuk keluarga.

Baca juga: Tanda-Tanda Perceraian

Categories
Kesehatan & Kecantikan

5 Hal yang Terlupakan Ini Menjadi Penyebab Bau Mulut

Penyebab Bau Mulut
Penyebab Bau Mulut

Bunda tahu gak, ternyata banyak hal yang kita lakukan secara tidak sadar akan menjadi penyebab bau mulut. Sepele memang, tapi sangat berpengaruh pada performa yang akan Bunda tampilkan ketika mulai berinteraksi dengan orang lain.

5 Hal yang Terlupakan Ini Menjadi Penyebab Bau Mulut

Ketika Bunda secara tidak sengaja mencium bau mulut Bunda yang tidak sedap, kira-kira, apa yang akan Bunda pikirkan? Apalagi jika ada anggota keluarga yang mengingatkan bahwa mulut Bunda mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Malu bukan?

Oleh karenaitu, penting bagi Bunda untuk mengetahui beberapa hal yang sering dilupakan dan dapat menjadi penyebab bau mulut seperti berikut ini:

Lupa Sikat Gigi

Sikat gigi setiap bangun tidur itu penting lho Bunda,apalagi di malam hari sebelum Bunda berangkat tidur. Bayangkan, ketika tidur bakteri mulai bekerja semalaman untuk menggerogoti sisa makanan yang menempel pada gigi. Lalu mereka akan berkumpul di lidah dan menyebarkan gas di air liur. Jika Bunda lupa menggosok gigi pada pagi harinya,hari ni tentu akan menjadi berita baik yang mengundang datangnya bau mulut. Sekalipun Bunda telah mengonsumsi berbagai asupan lain.

Lupa Minum Air Putih

Minum air putih merupakan kegiatan penting yang disarankan agar dikonsumsi lebih dari 7 gelas sehari. Bukan hanya melancarkan peredaran darah,minum air putih juga mengatasi bau tak sedap pada mulut. Karena bakteri mulut secara alami terdorong dan membaur dengan air putih dan menjadi bakteri baik yang dapat dicerna oleh tubuh.

Melewatkan Sarapan

Sarapan seringkali dilupakan bahkan tidak dipentingkan oleh sebagian Bunda. Kebanyakan Bunda malah hanya memperhatikan sarapan yang akan dikonsumsi keluarga dibanding diri Bunda sendiri. Padahal, sarapan bisa meningkatkan mood baik dalam diri Bunda, selain itu sarapan juga mampu meredam asam lambung yang meningkat pada malam hari sehingga memicu terjadinya bau mulut.

Jarang Mengurusi Masalah Gigi dan Gusi

Entah karena lupa atau apapun alasannya, masalah mulut yang tidak diatasi dengan serius akan berdampak buruk pada performa Bunda di kemudian hari. Mulai dari bau mulut yang muncul akibat gigi berlubang, hingga gigi bolong, keropos, dan juga ompong yang dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri.

Lupa Menerapkan Pola Makan yang Sehat

Pola makan yang sehat akan selalu dibutuhkan agar tubuh mendapatkan nutrisi yang seimbang. Sekalipun Bunda sedang diet, tubuh tetap memerlukan asupan karbohidrat yang berbanding sama dengan asupan lainnya, terutama protein. Protein berlebih dapat menghasilkan zat ammonia di dalam tubuh yang menjadi penyebab bau mulut.

Baca juga: Menjaga Kebersihan Mrs V

Categories
Kesehatan & Kecantikan

5 Manfaat Cantik Kunyit yang Wajib Bunda Tahu

Manfaat Cantik Kunyit
Manfaat Cantik Kunyit

Bunda tahu manfaat cantik kunyit bagi tubuh? Bagi yang belum pernah memakannya, apalagi memang sengaja menghindari kunyit, perlu tahu dulu manfaat yang terkandung di dalamnya. Kunyit merupakan rempah alami yang dimiliki negeri kita, dan seringkali digunakan sebagai pelengkap masakan. Bukan itu saja, orang-orang zaman dulu bahkan sudah membuktikan kehebatan kunyit ini bagi kecantikan tubuhnya. Gak percaya? Berikut ini beberapa manfaatnya:

5 Manfaat Cantik Kunyit yang Wajib Bunda Tahu

Macam-macam manfaat kunyit antara lain sebagai berikut.

Membersihkan Kulit

Kunyit merupakan ramuan khas yang sengaja diracik orang zaman dulu untuk mempercantik kulit secara alami. Orang zaman dulu sengaja dengan rajin menghaluskan kunyit dan menggunakannya dua hari sekali sebagaimana metode lulur dan spa yang dilakukan perempuan masa kini.

Mereka melumuri kunyit hasil gerusan ke seluruh tubuh, mendiamkannya, lalu menggosoknya seperti sedang menggunakan sabun. Hasilnya, bukan hanya kulit mati yang terangkat, tapi juga kulit yang bertambah cerah, menjadi lebih halus, dan juga lebih lembab.

Mengharumkan Tubuh

Kunyit yang dihaluskan lalu diminum bersama ampas-ampasnya, akan mempercantik kulit dari dalam. Karena kunyit juga berfungsi alami melancarkan peredaran darah serta membersihkan lemak-lemak yang tersumbat di daerah lipatan tubuh. Nah, pembakaran lemak sumbatan ini biasanya akan menimbulkan bau tak sedap bersamaan dengan munculnya keringat akibat tidak terawat. Sedangkan orang yang rajin minum kunyit tidak akan mengalami hal ini.

Menghilangkan Rasa Sakit

Jika Bunda sering mengalami masalah kewanitaan seperti nyeri haid, Bunda bisa mulai mengatasinya dengan secara teratur meminum air kunyit. Boleh juga memakannya dengan mentah. Karena kunyit terbukti ampuh menghilangkan rasa sakit secara alami. Termasuk sakit badan dan pegal-pegal, juga menghilangkan rasa perih yang disebabkan luka.

Mengatasi Depresi

Perempuan yang sedang mengalami depresi tidak akan memancarkan kecantikan pada raut wajah serta aura tubuhnya. Hal ini sangat berhubungan dengan pikiran dan metabolisme tubuh secara keseluruhan. Penelitian yang baru dikembangkan akhir-akhir ini berdasar resep alami masyarakat Cina, menjelaskan manfaat kunyit sebagai antidepresi. Yaitu aroma kunyit yang dihirup bersama dengan bau cengkeh.

Menurunkan dan Mempertahankan Berat Badan

Penelitian di Amerika telah membuktikan manfaat cantik kunyit yang berasal dari kandungan curcumin di dalamnya. Yaitu sebagai pencegah tumbuhnya kembali sel lemak dalam tubuh. Bagi Bunda yang baru saja melakukan program diet dan berhasil menurunkan berat badan, bagus juga untuk mempertahankan berat badan ideal dengan rutin mengonsumsi kunyit.

Setelah mengetahui manfaat cantik kunyit, tunggu apa lagi untuk segera mengonsumsinya secara teratur Bunda?

Baca juga: Menjaga kebersihan Mrs V

Categories
Kesehatan & Kecantikan

Kiat Mengatur “Me time” Buat Bunda Agar Tetap Sehat dan Cantik

Mengatur “Me time” Buat Bunda
Mengatur “Me time” Buat Bunda

Mengatur “Me time”  buat Bunda perlu mendapat perhatian serius dan dipentingkan. Karena efek baiknya bukan hanya akan dirasakan oleh Bunda, tapi juga keseluruhan anggota keluarga. Bunda yang tercukupi dengan baik, terutama yang berasal dari hal-hal di dalam diri, tentu akan menampilkan performa terbaik juga bukan? Memahami hal ini, yuk kita sama-sama mengatur “me time” buat Bunda:

Kiat Mengatur “Me time” Buat Bunda Agar Tetap Sehat dan Cantik

Ada beberapa kiat untuk Anda agar memiliki waktu untuk merawat diri. Apa saja itu?

Minta Pengertian Suami

Minta suami agar lebih pengertian dengan menyediakan tabungan risiko untuk jerih payah yang Bunda keluarkan setiapkali mengurus rumah tangga. Bukannya hitungan, hal ini justru bisa dijadikan penyemangat Bunda setiap kali suami “lupa” memberi perhatian lebih. Karena kadang, bahtera rumah tangga memang tidak akan semanis harapan.

Setidaknya,Bunda bisa menggunakan uang khusus tersebut secara bijak baik untuk menambah keperluan rumah tangga atau keperluan Bunda pribadi di saat merasa benar membutuhkan.

Jika ternyata suami Bunda tidak dapat memenuhi hal yang satu ini akibat keuangan yang masih “ngepas”, jangan lantas ambil pusing. Bunda bisa kok menyesuaikan keadaan dengan meminta pengertian suami lewat cara yang lain.

Misalnya ketika suami memiliki waktu yang sedang kosong, ada baiknya Bunda meminta pengertian agar suami mau sedikit membantu Bunda mengurus anak atau menyelesaikan pekerjaan rumah tangga yang tidak terpegang sendirian oleh Bunda. Agar Bunda punya waktu lebih untuk memperhatikan diri Bunda.

Perawatan Kecantikan dan Kesehatan Buat Bunda

Perawatan kecantikan dan kesehatan perlu tetap dijaga dan diperhatikan sekalipun Bunda sibuk dan tidak benar memikirkannya lagi setelah ada yang memiliki. Untuk apa? Tentu saja untuk Bunda sendiri dan keluarga. Memangnya Bunda ingin jika nama suami jadi tercoreng seolah tidak dapat mengurus Bunda setelah menikah. Atau Bunda tak nampak menarik lagi dan mempersembahkan yang terbaik bagi suami dengan tetap tampil cantik seperti sebelum menikah.

Untuk waktunya, Bunda hanya perlu memperhatikan dan menjadwal aktifitas yang biasa dilakukan anggota keluarga, termasuk Bunda. Curi-curi waktu di pagi hari sebelum suami dan anak-anak terbangun bisa jadi cara ampuh mengatur “Me time”  buat Bunda lho.

Merawat kecantikan pun sebaiknya disesuaikan dengan kesanggupan Bunda dan suami. Pentingkan dulu kebutuhan utama rumah tangga. Oleh karena itu, untuk tetap tampil cantik, Bunda bisa melakukannya secara alami dengan merawat kecantikan secara alami juga. Ini bisa meredam pengeluaran lho Bunda.  Asalkan Bunda rajin dan rutin dalam perawatan.

Minimal Bunda merawat diri dengan bisa cukup tidur, mandi teratur dua kali sehari, menggunakan pelembab dan bedak setiap akan memulai aktifitas. Serta memperhatikan kesehatan dengan pola makan yang baik, serta asupan vitamin yang cukup.

Nah,tidak sulit kan mengatur “Me time” buat Bunda agar tetap sehat dan cantik. Selamat mencoba ya Bunda.

Baca juga: Manfaat Cantik Kunyit

Categories
Parenting

Ini Pentingnya Pelukan Ibu Bagi Anak

Pelukan Ibu Bagi Anak
Pelukan Ibu Bagi Anak

Pelukan ibu bagi anak telah diuji oleh berbagai penelitian memiliki manfaat penting bagi perkembangan anak dan kebaikan psikologis ibu. Anak yang tumbuh dengan mendapatkan kasih sayang bukan hanya melalui kata-kata, tapi juga bentuk nyata seperti sering dipeluk, akan memiliki kepribadian yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan anak-anak  lain. Begitu pula hal-hal menakjubkan yang didapatkan setelah berpelukan dan tidak terbayangkan sebelumnya.

Ini Pentingnya Pelukan Ibu Bagi Anak

Penelitian mengenai pelukan ibu menyumbangkan pengaruh besar bagi ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang psikologi. Bukan tidak mungkin, hubungan yang terjadi antara anak dan ibunya merupakan ikatan kuat yang berhubungan dengan mental dan kejiwaan seseorang. Hebatnya, hal ini akan berlaku  selamanya. Berikut ini beberapa data penting efek dari pelukan ibu bagi anak:

Obat Penyembuh dan Penenang Alami

Penelitian ini secara garis besar menjawab hubungan cinta dengan proses penyembuhan. Banyak anak yang merasa dicintai dan ingin balik mencintai terbukti mampu bertahan, bahkan bangkit dari sakitnya hanya karena sebuah pelukan dari ibu. Mereka merasa tenang, hangat, dan nyaman saat dipeluk, hingga akhirnya berangsur sembuh.

Percaya Diri dan Kebebasan

Pelukan ibu bagi anak terbukti bisa meningkatkan rasa percaya dirinya. Secara langsung anak akan merasakan energi kekuatan dan kehangatan yang membuat dirinya menjadi lebih bebas berekspresi karena percaya diri. Terlebih lagi mereka juga merasa yakin bahwa orang-orang di sekitarnya, terutama ibu, akan selalu memberi perhatian dan kasih sayang melalui pelukan.

Mengantisipasi Sikap Berlebihan

Setiap anak memiliki potensi dan kecenderungan untuk memperlihatkan sikap berlebihan pada keadaan kecewa, marah, senang, ataupun sedih. Mereka melakukannya akibat banyak hal, misalnya untuk mengekspresikan diri ataupun meminta perhatian. Ketika mulai mengganggu, memeluk merupakan cara ampuh untuk mengatasinya .

Pribadi Menyenangkan

Ibu yang sering memeluk anaknya, bahkan setelah memarahi, akan membentuk pribadi anak menjadi lebih pengertian. Ia akan mengetahui dengan sendirinya “mengapa ia dimarahi’. Dengan memeluk, anak ikut merasa apa yang dirasakan orang lain. Hal ini menanamkan sifat empati hingga dewasa. Mereka juga cenderung menjadi pribadi menyenangkan karena bisa memahami orang lain dan menyampaikan apa yang ada di dalam hatinya, dengan selalu bersifat terbuka.

Ibu yang Lebih Baik

Ketika ibu sedang gundah atau terbebani masalah, memeluk anak merupakan cara ampuh mengurangi tekanan dalam diri. Karena pada setiap pelukan yang terjadi akan melepaskan hormon yang mempengaruhi perasaan senang. Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa setiap ibu yang menyempatkan diri memeluk anaknya di pagi hari, akan mampu meredam mood jelek, kecemasan, dan stres lainnya selama melakukan beragam aktivitas sehari penuh.

Nah, ibu, sekarang tahu kan bahwa pelukan ibu bagi anak ternyata sangat penting untuk dilakukan, bahkan dibiasakan. Jadi tunggu apa lagi untuk segera memeluk sang buah hati dan mengatakan “sayang” padanya. Selamat mencoba.

Baca juga: Kiat Mengatur “Me time” Buat Bunda

Categories
Rumah Tangga

Hal-hal Penyebab Rumah Tangga Taklagi Hangat

Rumah Tangga Taklagi Hangat
Rumah Tangga Taklagi Hangat

Pernikahan yang tidak terjaga dengan baik bisa menyebabkan rumah tangga tak lagi hangat. Tentu saja, karena menikah adalah pertemuan dua orang berbeda yang kemudian tinggal satu atap. Mungkin saja dari luar sebuah pasangan akan terlihat sangat serasi dan kompak. Bahkan hampir tidak ada yang tahu mereka pernah punya masalah. Padahal, mereka seringkali meributkan satu atau banyak hal. Alasannya pun beragam, bisa dari masalah yang besar hingga sangat kecil, seperti hal-hal berikut ini:

Hal-hal Penyebab Rumah Tangga Tak lagi Hangat

Ada berbagai alasan yang dapat menjadi penyebab rumah tangga tak lagi hangat. Antara lain sebagai berikut.

Masuknya Orang Ketiga

Orang ketiga dalam hubungan rumah tangga bisa berarti siapa saja. Terutama orang-orang yang kemunculannya dirasa mengusik oleh salah satu pasangan terhadap pasangan lainnya. Untuk anggapan yang tidak terlalu parah pada dasarnya masih bisa diselesaikan dengan bicara dan saling memahami satu sama lain. Karena hal seperti ini sering dilandaskan pada rasa cemburu.

Misalnya saja terlalu ikut campurnya orangtua ke dalam hubungan rumah tangga yang akhirnya dianggap pasangan sebagai orang ketiga, atau pasangan yang mungkin belum terlalu membatasi diri terhadap cara pertemanan setelah menikah yang seharusnya tidak selonggar ketika berpacaran. Hal terparah adalah anggapan masuknya orang ketiga ini sebagai bentuk perselingkuhan yang terjadi dengan lawan jenis.

Pudarnya Asmara

Ketika pasangan memasuki tahap pengenalan, mereka cenderung menikmati hal-hal baru mengenai pasangannya dan menjadi tertarik untuk mengetahui lebih banyak. Seiring perjalanan waktu, banyak hal mengenai pasangan terasa tidak lagi baru dan menarik. Bahkan mereka cenderung lebih banyak komplen terhadap sikap-sikap bertentangan yang ditunjukan pasangan atau hal-hal kecil yang sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan dan dibesar-besarkan hingga menyebabkan rumah tangga taklagi hangat.

Kurangnya Waktu Bersama

Pernikahan perlu dijaga dengan komunikasi yang memunculkan sikap saling pengertian. Jika komunikasi menjadi jarang akibat salah satu atau keduanya terlalu sibuk, tentu akan ada pasangan yang merasa dirinya diabaikan. Takjarang hal ini memancing pertengkaran kecil dalam hubungan rumah tangga, dan jika semakin dibiarkan akan berubah menjadi  pertengkaran besar.

Pandangan dan Cara Mengenai Kebersihan

Umumnya antara suami dan istri memiliki cara pandang yang berbeda mengenai cara kebersihan. Ada istri yang sudah membereskan rumah dengan rapih, menyusun dan meletakkan kembali barang yang berantakan ke tempatnya agar anggota keluarga bisa merasa nyaman. Tapi suami malah tidak paham dengan kembali mengacaknya dengan mudah.

Misalnya dengan meletakkan baju atau barang sembarangan setelah pakai. Hal ini bisa menimbulkan perasaan tidak dihargai akan jerih payah sang istri, menciptakan pertengkaran kecil hingga penyebab rumah tangga taklagi hangat.

Baca juga: Pentingnya Pelukan Ibu Bagi Anak

Categories
Rumah Tangga

Suami Jarang Mengatakan Sayang? Mungkin Ada Gantinya

Suami Jarang Mengatakan Sayang
Suami Jarang Mengatakan Sayang

Apabila suami jarang mengatakan sayang  atau kalimat cinta, Bunda jangan keburu bersedih. Apalagi sampai mempertanyakan mengenai rasa kasih sayangnya dan memicu hal ini menjadi pertengkaran. Bunda hanya perlu lebih bersabar dan peka. Karena bisa saja suami menganggap sekedar kata sayang bukan lagi hal terpenting, karena keberadaan Bunda dan anak-anak jauh lebih penting baginya. Atau mungkin, ia mulai mengganti kata sayang dengan cara yang berbeda, melalui kalimat-kalimat berikut ini:

“Bunda cantik” Atau “Aku Suka Mata Kamu”

Suami Jarang Mengatakan Sayang? Mungkin Ada Gantinya

Hmm, pasti ekspresi Bunda akan sangat beragam jika mendengar pujian suami. Suami bisa saja memberi pujian Anda cantik ketika Bunda memang sedang ingin tampil cantik, yang artinya ia mengakui bahwa Bunda memang tetap cantik, dan seolah mengatakan “karena itu aku memilih untuk mencintaimu”.

Nah, apalagi jika suami mengucapkannya saat Bunda baru saja bangun tidur, atau dalam keadaan yang paling berantakan saat sedang beres-beres rumah. Bunda mana yang tidak akan luluh lantak? Kata-kata manis seperti itu perlu Bunda sadari dengan lebih peka, sebagai pernyataan suami yang terbuka mengenai rasa sayang dan bangganya terhadap Bunda.

Karena paling tidak, dan seharusnya membuat Bunda senang, apa yang terlihat cantik jika Bunda sedang dalam keadaan acak-acakan setelah beres-beres rumah, tiba-tiba suami bilang begitu. “Aku paling suka jengkol belado buatan kamu”.

Ketika suami bilang begitu, sekalipun memang hanya jengkol yang bisa Bunda masak dengan fasih, berarti suami sudah melabeli makanan buatan Bunda tersebut sebagai yang terenak. Setidaknya, tidak akan terlalu mudah untuknya melupakan ciri khas masakan Bunda. Jadi, jika suami bilang demikian, jangan malah cemberut dan jadi sensitif  dengan beranggapan masakan Bunda yang lain tidak enak di matanya.

Karena jarang lho Bunda, suami mau blak-blakan bilang enak untuk suatu masakan, apalagi jika Bunda sudah berumah tangga cukup lama dengan suami. Jika sudah berumah tangga lama malah suami jarang mengatakan sayang lagi atau pujian lainnya.

Paling-paling, Bunda hanya bisa melihat bahwa dia menyukai masakan Bunda alih-alih kelaparan karena tambah terus dan terlihat lahap.
Selain itu, kalimat tadi bisa saja merupakan pujian yang ingin ia berikan pada Bunda dengan maksud terselubung, “dan karena itu aku jadi gak bisa lupa sama kamu”.

Nah Bunda, hal yang wajar jika suami jarang mengatakan sayang  setelah hubungan seatap yang berlangsung sejak pertama menikah. Bukan berarti mereka berubah rasa, hanya saja ia akan merasa lebih mengenal Bunda dengan memberikan pujian pada bagian tubuh, kebiasaan dan tindakan, serta hal-hal lainnya yang bersifat memuji.

Baca juga: Penyebab Rumah Tangga Tak lagi Hangat