6 Cara Indonesia Menghadapi MEA, siapkah kita?

0
27
mea
Indonesia menghadapi MEA

Awal tahun 2016 Indonesia secara resmi sudah mulai  membuka diri bagi terlaksananya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) atau AEC (Asean Economic Community), sebenarnya ini merupakan proyek lama yang disiapkan negara-negara aggota asean dengan tujuan membentuk suatu kawasan ekonomi antar anggota negara di kawasan asia tenggara yang kuat. lalu bagaimana cara Indonesia menghadapi MEA ini, dibagian ini akan di bahas point apa saja yg sudah atau belum dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam mengahadapi MEA ini, yaitu di antaranya:

Penguatan Daya saing Ekonomi

Pemerintah telah meluncurkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang mulai pelaksanaanya pada 27 Mei 2011. Tujuan dari MP3EI melakukan transformasi ekonomi nasional yang berbasis pada pertumbuhan ekonomi yang tangguh, inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan. Dari semenjak peluncurannya yang dimulai akhir Desember 2011 juga sudah dimulainya Groundbreaking yang mengarah pada proyek investasi sektor riil dan pembangunan yang jumlah sekitar 94 proyek. Butuh ide bisnis ? Baca Yuk : Macam-macam Referensi Bisnis Properti

Program Aku Cinta Indonesia (ACI)

Aku Cinta Indonesia (ACI) adalah salah satu gerakan “Nation Branding” bagian dari pengembangan ekonomi kreatif yang termasuk dalam Inpres No.6 Tahun 2009 yang isi programnya menekankan Ekonomi Kreatif bagi 27 Kementrian Negara dan Pemerintah Daerah.  Sampai saat ini kampanye gerakan ini masih terus berjalan baik dalam bentuk produk dalam negeri , hiburan, pariwisata dan lain sebagainya.

Penguatan Sektor UMKM

Untuk meningkatkan pertumbuhkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang banyak tersebar di Indonesia, dari Kadin mengadakan beberapa program, di antaranya yaitu, pameran Kperasi dan UKM festival yang di selenggarakan pada 5 Juni 2013 yang di ikuti oleh 463 KUKM. Tujuan dari acara ini yaitu memperkenalkan produk UKM yang ada di Indonesia dan juga sebagai stimulan bagi masyarakat untuk bisa berkarya terbaik untuk pengembangan usaha kecil dan menengah. Mau mulai bisnis ? Baca : Memilih Bisnis Waralaba dengan Modal Kecil

Tidak hanya itu, persiapan Indonesia dari sektor Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) untuk menghadapi MEA akhir 2015 adalah dengan membentuk Komite Nasional Persiapan MEA 2015, yang tujuannya merumuskan langkah antisipasi serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan KUKM berkenaan  pemberlakuan MEA.

Perbaikan Infrastruktur

Guna menunjang peningkatan daya saing di sektor riil, sejak tahun 2010 sudah banyak yang terealisasi penigkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur seperti prasarana jalan, transportasi darat, lau, udara dan juga transportasi kereta apo, komunikasi dan informatika.

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

Peningkatan kualitas SDM Indonesia yang utama adalah melalui jalur pendidikan.  Pemerintah telah membangun sarana dan prasarana pendidikan yang memadai walaupun masih belum secara merata dan masih ada kekurangan.

Reformasi Kelembagaan dan Pemerintahan.

Dalam rangka mendorong percepatan pencegahan dan pemberantasan korupsi, sudah ditetapkan strategi nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi jangka panjang 2012 – 2025 dan menengah 2012 – 2014 sebagai acuan bagi segenap pemangku kepentingan untuk pelaksanaan aksi setiap tahunnya. Upaya penindakan terhadap Tindak Pidana Korupsi (TPK)  di laksanakan melalui koordinasi dan supervisi yang di jalankan oleh KPK kepada Kejaksaan dan kepolisian.

Nah Mak itulah 6 program yang sedang digalakkan sama pemerintah sebagai cara Indonesia menghadapi MEA. MEA sudah berlangsung, yuk tambah keahlian, keterampilan dan kreatifitas agar kita bisa bersaing. MEA bisa jadi bukan ancaman, malah bisa berubah jadi peluang sukses karena pangsa pasar yang lebih luas. Jadi tergantung kita menyikapinya aja ya Mak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here