10 Pantangan Setelah Pertengkaran Hebat dengan Suami (Bagian 2)

0
145

Setelah 3 poin pertama yang sudah dibahas dalam artikel “10 Pantangan Setelah Pertengkaran Hebat dengan Suami”. Masih ada 7 poin berikutnya yang belum kita bahas. Sesuai janji saya, inilah 7 pantangan lainnya yang tak kalah penting dengan 3 pantangan sebelumnya yang kita bahas di bagian 1.

marahanTodayCom
Sumber: today.com

4. Mengulang Pertengkaran dengan Masalah yang Sama

Biasanya hal ini terjadi karena kebiasaan menggantung masalah. Akibatnya Anda dan suami mempertengkarkan kembali masalah yang sama hingga terkesan pertengkaran yang terjadi hanya pengulangan semata. Itu artnya pertengkaran yang terjadi sebenarnya tidak menghasilkan apa-apa. Tidak ada solusi yang didapat agar kedua belah pihak merasa sama-sama diuntungkan. Untuk itu, sebaiknya tenangkan diri masing-masing dan berjanjilah untuk sama-sama kembali. Tujuannya untuk duduk berdua dan menyelesaikan masalah. Bila dirasa sulit, menunjuk seseorang untuk menjadi mediator tidak ada salahnya untuk dicoba.

5. Keras Kepala

Merasa bahwa sikap atau pendapat Anda benar dan tidak mau menerima pendapat dari orang lain adalah gejalanya. Sikap ini sebaiknya dihindari dulu jika Anda baru bertengkar hebat dengan suami. Pikirkan dengan hati dan pikiran yang tenang dan bijak. Adakan guna dari pertengkaran ini? Hal yang dibutuhkan adalah mencari titik tengah untuk menyelesaikan persoalan. Semakin Anda keras kepala, maka semakin sulit pula untuk bisa memaafkan karena Anda merasa Anda yang paling  benar.

6. Tidak Mau Memaafkan

Wajar jika setelah peretengkarang hebat Anda merasa sangat marah atau kecewa. Tapi ini bukanlah alasan untuk tidak memaafkan. Bila masih ada rasa marah tersimpan di hati dan masih butuh sendiri untuk menenangkan diri lebih baik diungkapkan. Tentunya dengan menerima permintaan maaf suami Anda terlebih dahulu. Jangan gengsi untuk menerima maafnya karena tentu suami Anda masih berhak menerima kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahannya. Memaafkan adalah awal dari berbaikan demi keutuhan rumah tangga.

7. Memendam Dendam

Manusia memang tidak ada yang sempurna. Sangat wajar apabila suami kita memiliki kelemahan  atau bahkan melakukan kesalahan yang membuat Anda marah. Tapi ingat, masih banyak kebaikan-kebaikan dan pengorbanan yang sudah ia berikan pada keluarga. Sudah selayaknya menghilangkan amarah dengan mengingat-ngingat kembali semua hal-hal manis bersamanya. Jangan justru berniat balas dendam yang nantinya justru akan semakin memperunyam masalah.

8. Menjauh dari Suami

Pergi dengan perasaan marah setelah pertengkaran hebat sama sekali tidak menghasilkan apa-apa. Anda hanya lari dari masalah dan semuanya tentu tidak akan membaik dengan sendirinya. Apalagi jika yang Anda lakukan justru pulang ke rumah orang tua Anda. Sebisa mungkin, semarah apapun Anda jangan tinggalkan rumah setelah pertengkaran hebat dengan suami, Hadapi. jika memang Anda perlu menenangkan diri sejenak katakanlah, hingga ketikan Anda pergi sejenak itu dengan ijin suami. Dengan catatan Anda berkomitmen untuk kembali secepat mungkin untuk menyelesaikan persoalan yang menjadi sumber pertengkaran.

9. Cuek Bebek

Bersikap cuek bebek atau permisif, berlaku seakan tidak ada yang pernah terjadi. Sementara yang kenyataannya Anda dan suami telah melakukan pertengkaran hebat. Sikap permisif ini hanya akan memperburuk keadaan.  Jika rasa kecewa atau kesal masih tersimpan dalam hati sebaiknya diungkapkan. Jika Anda diam-diam saja seakan tidak ada apa-apa maka ini akan berpotensi menjadi bom waktu yang suatu saat akan meledak dengan efek yang lebih dahsyat.

10. Dingin

Bersikap dingin pada suami , apalagi sama sekali tidak ingin disentuh oleh suami adalah salah satu hal yang juga harus dihindari. Sebaliknya berusahalah untuk membuat hubungan Anda dengan suami membaik. Salah satunya yaitu dengan kembali berdekatan dengan suami Anda. Membiarkan suami memeluk dan mencium Anda rasanya suatu hal yang tidak berlebihan.

Terkadang tanpa kata-kata hubungan Anda dan suami bisa menjadi lebih baik hanya dengan merasakan sentuhan yang dilakukannya pada Anda. Pun sebaliknya, Anda melakukan hal  yang sama agar suami tahu bahwa semua pertengkaran sudah berakhir. Saatnya menghangatkan kembali hubungan Anda dan suami. Mengendurkan kembali suasana hati dan pikiran yang sempat tegang karena pertengkaran.

Itu dia 10 pantangan setelah pertengkaran hebat dengan suami Mak. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi pengingat setiap kali Anda bertengkar dengan suami. Ingatlah selalu ketika Anda dan suami memutuskan untuk menikah dulu. Lihat anak-anak, buah hati Anda. Mereka berdua sama-sama membutuhkan Ayah dan bundanya yang menjadi naungan hidup mereka. Jangan lupa, bahwa setiap permasalahan selalu ada jalan keluarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here